Atlet Tinju Resmi Dilepas ke Pra PON II NTT

Pelapasan tim  Pra PON II untuk Cabang Olahraga Tinju yang berlangsung di Pemusatan Latihan Daerah Pertina Malut, Sabtu (14/10/2023) kemarin. Foto : Istimewa

BORERO SPORT— Atlet Pertina Provinsi Malut resmi dilepas ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengekuti kualifikasi atau Pra-PON II.

Pelapasan tim  Pra PON II untuk Cabang Olahraga (Cabor) Tinju ini berlangsung di Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Pertina Malut, Sabtu (14/10/2023) kemarin. Mereka dilepas Ketua Umum KONI Provinsi Malut, Djasman Abubakar, bersama Ketua Umum Pertina Malut, Nasri Abubakar, didampingi pelatih beserta para atlet.

Sebanyak 6 atlet terbaik Pertina Malut mengekuti Pra PON II di NNT itu akan berlangsung pada tanggal 20 hingga 30 Oktober 2023. Pertina Malut menargetkan dari 6 atlet yang dibawah ini, 3 diantarnya harus menambah kekuatan kuota atau tiket ke Pekan Olaharaga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 20224. Karena sebelumnya, 3 atlet Pertina Malut sudah mengamankan tiket ke  (PON)  XXI Aceh-Sumut 2024 saat mengekuti Pra PON pertama di Makasar beberapa bulan lalu. Mereka adalah petinju putri Stevani Malaor, petinju putra  M. Aimar Kopong, dan M. Reza Midun.

Sebelumnya, Ketua Umum Pertina Malut Nasri Abubakar, menyatakan 6 atlet ini disiapkan kurang lebih satu bulan untuk mengekuti Pra PON ke-II karena sebelumnya telah berlatih lewat program Training Center (TC) yang dipusatkan di Pelatda Pertina Malut. Nasri juga mengaku, diantara 6 atlet tersebut 3 petinju diharapkan lolos atau meraih tiket ke PON XXI Aceh-Sumut 2024. “Dari 6 Atlet ini, target kami minimal 3 atlet bisa lolos ke PON 2024. Kalau lebih banyak dari yang ditargetkan itu lebih bagus,” ujar Nasri yang juga bendahara umum Partai Demokrat Malut serta Caleg anggota DPRD Provinsi Malut Dapil Halmehara Selatan (Halsel) ini.

Baca jugaTambah kekuatan ke PON Aceh, 6 Atlet Pertina Malut Siap Bertanding di Pra PON II

Diketahui bahwa, 6 atlet Pertina Malut yang dibawah ke Pra PON II di NNT itu diantaranya, Phernel Tahumil, bertanding dikelas 48 kg ketogri putra. Rivai Berhenti, bertanding dikelas 51 kg ketori Putra. Rafli R Arif, bertanding dikelas  57 kg kategori putra. Ikmal Tomagola, bertanding dikelas 60 kg kategori putra. Gianlugi Kalaipupin, bertanding dikelas 63,5 kg kategori putra. Dan terakhir Jurian Maulana,  bertanding di kelas 52 kg kategori putri. (*)