Bermain 10 Pemain, Malut United Menang 2-1

Skuad Malut United kontra Nusantara United || Foto : istimewa

BORERO SPORT–Malut United akhirnya memenuh janji memperbaiki hasil di laga sebelumnya. Kembali bermain dengan 10 orang, pasukan Imran Nahumarury berhasil membalikkan keadaan dari ketinggalan 0-1 menjadi menang 2-1 atas Nusantara United.

Di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Jawa Barat, Senin (9/10) pukul 15.00 WIB, pertandingan awalnya berjalan dalam tempo sedang. Di babak I, kedua tim saling berganti serangan walau Malut United lebih banyak melepaskan tembakan percobaan.

Dalam 45 menit awal, dari 3 tembakan Malut United ada satu yang on target. Sedangkan tim tamu hanya melepaskan satu tembakan dan off target. Pelatih Malut United, Imran Nahumarury mencoba melakukan perubahan ketika mengganti 2 pemainnya di menit ke-29. Ia menarik keluar Izmy Yaman Hatuwe dan Ridwan Tawainela, memasukkan Achmad Subagja Baasith dan Hendra Adi Bayauw. Namun, hasilnya belum memuaskan.

Malah, di babak II tuan rumah harus tertinggal 0-1 setelah kesalahan Irsan Rahman Lestaluhu di sisi kiri pertahanan Malut United berujung gol tandukan oleh striker Nusantara United, Matheus Vieira da Silva (69′).

Tuan rumah harus bermain 10 orang ketika striker Derick Sasraku menerima kartu kuning kedua di menit ke-76. Namun, permainan Malut United malah semakin membaik dengan terus menekan pertahanan Nusantara United. Salah satu hasil tekanan itu berbuah gol bunuh diri lawan lewat Komang Tri Arta Wiguna (79′). Lalu, pemain pengganti Malut United, Ichlasul Qadri, membalikkan keadaan menjadi 2-1 (88′).

“Selamat kepada Malut United yang pantas menang walau kalah jumlah pemain. Sejak awal, kami mewaspadai bila Rifal Lastori diturunkan. Dia masuk di saat yang tepat,” ujar Rasiman, pelatih Nusantara United saat jumpa pers usai laga.

Kemenangan 2-1 atas Nusantara United mengulangi keberhasilan Laskar Kie Raha ketika come back menang 3-2 atas Perserang Serang di pertandingan kedua Grup B. “Selamat kepada seluruh pemain. Kemenangan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Maluku Utara dan pendukung tim di manapun berada,” kata pelatih kepala Malut United, Imran Nahumarury, di jumpa pers.

Ia menyebut pergantian pemain memang sudah dipersiapkan setelah memantau karakter dan kebiasaan pemain Nusantara United, terutama 20 menit menjelang akhir laga. “Sebelum Derick menerima kartu kuning kedua, saya sudah ingin menarik dia keluar. Namun, kondisi Hari Nur tidak lagi fit setelah tabrakan dengan kiper lawan,” ucap Imran.

Ya, pada menit ke-64, Hari Nur sempat bertabrakan dengan kiper Nusantara United, Lutfi Masrohan Mutohar, saat duel di mulut gawang. Ia akhirnya ditarik keluar pada menit ke-72 digantikan Rifal Lastori.

Bek kanan Malut United, Mohammad Bagus Nirwanto, yang turut hadir di jumpa pers, menyebut perubahan taktik dan motivasi dari pelatih menjadi kunci keberhasilan timnya meraih 3 poin di laga ke-4 Grup B. “Di babak I, kami kesulitan mengembangkan permainan. Namun, situasi bisa berubah di babak II. Kami harus bisa lebih fokus lagi di pertandingan berikut,” ujar Bagus Nirwanto.

Bila di babak I, Malut United melepaskan total 3 tembakan dengan 1 on target dan 1 diblok lawan, pada paruh kedua jumlah sedikit lebih baik. Empat tembakan tercipta dengan 2 on target dan 2 diblok pemain Nusantara. Selanjunya, Malut United akan mengunjungi markas Persikab Kabupaten Bandung di laga tandang pada 13 Oktober, sedangkan Nusantara United menjamu PSIM Jogja (14/10). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *