HALBAR  

Hadiri Workshop di Bali, Wakil Bupati Halbar Teken Komitmen Program Air Bersih

Wakil Bupati Halbar ujung kiri saat menghadiri pelaksanaan workshop, segaligus penandatanganan berita acara komitmen pemerintah daerah untuk program air bersih di bali || dok : iin afriyanti

BORERO.ID HALBAR– Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menghadiri pelaksanaan workshop, segaligus melakukan penandatanganan berita acara komitmen pemerintah daerah untuk program air bersih. Kegiatan ini berlangsung dari 2 Agustus sampai 4 Agustus 2023, di Hotel The Star Bali.

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri, Jhon Wempi Watipo. Dihadiri Dirjen sebagai narasumber diantaranya Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Dirjen Cipta Karya KemenPU-PR, Perwakilan Word Bank dan lain-lain.

Wakil Bupati Halbar, Djufri Muhammad, kepada borero.id mengatakan untuk Provinsi Maluku Utara yang diundang karena mendapatkan proyek tersebut hanya Kabupaten Halbar dan Halteng. ” Saya bersama dirut PDAM Halbar Robert Valdy menghadiri  workshop dan sekaligus penandatanganan. Ini bentuk kerjasama dengan Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Ditjen Cipta Karya KemenPU-PR, dan Word Bank,” kata Djufri.

Menurut Wakil Bupati, sebanyak 53 daerah yang diundang mengikuti kegiatan itu, khusus bagi daerah mendapatkan program OPOR ( Operasi Pemeliharaan, Optimalisasi & Rehabilitasi) tahun 2023, dan dilanjutkan tahun 2024 termasuk Kabupetan Halbar. “Penandatanganan komitmen itu dilakukan oleh saya bersama bupati/Wakil, serta pimpinan DPRD dari 53 daerah yang mendapatkan program kegiatan itu,”tuturnya.

Wakil bupati halbar bersama pj bupati halteng dan direkur PDAM Halbar saat mengekuti kegiatan di bali || dok ; iin afriyanti

Djufri juga menyampaikan, sebagaimana diketahui bahwa pengembangan jaringan air bersih di Halbar Tahun 2023 ini akan mendapatkan bantuan dari Bank Dunia berlokasi di Kecamatan Ibu dengan total anggaran Rp.12 miliar, ditambah dana sharing Pemda sebesar Rp 2 Milyar. Sementara itu, untuk tahun 2024 direncanakan ada dua lokasi kegiatan yakni di Kecamatan Loloda, dan Jailolo. Anggarannya, kurang lebih Rp. 8 Milyar sehingga Pemkab menyiapkan dana sharing kurang lebih Rp. 2 miliar.

Wakil Bupati menambahkan, melalui kegiatan itu banyak peserta mengharapkan ada kucuran dana alokasi khusus atau DAK Air Bersih dan Sanitasi dari Kementrian PU-PR Tahun 2024  untuk mendukung target Nasional 10 juta Sambungan Rumah(SR).

“Setelah mengikuti kegiatan itu,  nantinya saya akan menggelar rapat dengan pimpinan SKPD terkait untuk menyiapkan semua kebutuhan dokumen yang diperlukan guna pengusulan,”tandasnya. (*)

Penulis : Iin Afriyanti

Editor : Sandin Ar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *