Menuju PON 2024, Pertina Malut Asah Kemampuan Empat Petinju di Malaysia

Sejumlah atlet dan pengrurus pertina Malut dalam kegiatan tryout ke malayasia/Ketua umum Pertina Malut, Nasri Abubar || Foto desain : borero.id

BORERO SPORT— Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia Provinsi Maluku Utara (Pertina Malut), Nasri Abubakar, rupanya tidak mau berdiam diri pasca enam petinjunya berhasil mengantongi tiket ke PON XXI Aceh-Semut 2024.

Sebab, prestasi terbaik bagi atlet-atlet Pertina Malut adalah mengharumkan nama daerah Provinsi Malut di PON Aceh-Semut yang digelar pada September 2024. Dengan jeda waktu ini, Nasri berkeinginan terus meningkatkan kemampuan para atltet sehingga memboyong sejumlah atlet terbaiknya terbang ke Negeri Jiran atau Malaysia untuk mengasah kemampuan tinju di level Internasional.

Dari enam atlet itu, empat diantaranya adalah M. Aimar Kopong, Gianlugi Kalaipupin, M. Reza Midun dan Pernel Tahumil. Keempat atlet ini diboyong oleh ketua Pertina Malut ke Malaysia demi mengasah sekil dan kemampuan di kompetisi Penang Trade Fair Internasional Boxing Turnamen 2023 ” Yang berlangsung Senin, 11 Desember- Jumat, 15 Desember 2023.¬† Sebab, kompetisi berlevel internasional ini bagian dari program tryout Pertina Malut yang dilakukan secara mandiri untuk persiapan menuju PON XXI Aceh-Semut 2024.

“Ini adalah tryout pertama untuk menuju PON Aceh-Semut 2024. Hal ini, supaya kita bisa melihat perkembangan atlet sebelum menuju PON,” kata Ketum Pertina Malut Nasri Abukar ketika dikonfirmasi wartawan.

Menurut Nasri, yang akrab disapa Ko Nas ini bahwa keikutsertaan 4 atlet tersebut merupakan bagian dari program Pertina Malut untuk melakukan tryout.

Baca juga : Raih Dua Emas, Satu Perunggu, Prestasi Gemilang ke PON Aceh

Ia menegaskan, keikutsertaan 4 atlet dalam turnamen itu, dibiayai Pertina Malut tanpa ada campur tangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut. “Ini murni dari Pertina Malut. Tidak ada campur tangan dari Pemerintah. Karena, kalau kita menunggu campur tangan pemerintah, maka atlet tidak bisa berkembang,” tegasnya.

Ko Nas menambahkan, dirinya juga meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Malut, terutama pecinta olahraga tinju. “Saya meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Maluku Utara, semoga para atlet bisa tampilkan¬† terbaik di level internasional ini,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *