Pasar Gosalaha Raih Juara 2 Kategori Lomba Pasar Pangan Aman

BORERO.ID, TIDORE – Pasar Rakyat Gosalaha yang berada di Kelurahan Indonesiana, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan sabet juara 2 pada Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Tingkat Nasional untuk Wilayah Regional Timur Tahun 2023, atas prestasi ini, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan kembali mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melalui Direktur Pengawasan Pangan Olahan, Sondang Widya Estikasari kepada Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Ir. Saiful Bahri Latif, di Aula Gedung Merah Putih Lantai 8, BPOM Jakarta, Kamis (19/10/2023)

Capaian yang diraih oleh Pasar Gosalaha ini menambah sejumlah deretan Prestasi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan jelang akhir tahun 2023, Pasar Gosalaha Tidore berhasil menyabet juara 2 didampingi nominator lainnya, Juara 1 diraih oleh Pasar Langgur dari Kabupaten Maluku Tenggara Provinsi Maluku, Juara 3 dari Pasar Pagi Warmon Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat.

Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Tidore Kepulauan, Ir. Saiful Bahri Latif usai menerima penghargaan tersebut mengatakan, prestasi ini berdasarkan hasil penilaian BPOM Sofifi pada bulan Januari 2023 lalu, terhadap beberapa profil pasar rakyat dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku Utara.

“Dan Pasar Rakyat Gosalaha yang berada di Kelurahan Indonesiana, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan yang terpilih sebagai peserta Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Wilayah Regional Timur Tahun 2022, mewakili seluruh pasar rakyat yang ada di Provinsi Maluku Utara,” tutur Saiful.

Saiful menambahkan, waktu pelaksanaan penilaian dan verifikasi lapangan pada Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas dilakukan oleh Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan BPOM Jakarta pada tanggal 16 Maret 2023 di Pasar Gosalaha, Kota Tidore Kepulauan

“Salah satu indikator penilaian adalah tidak ditemukannya bahan berbahaya pada pangan yang dijual di Pasar Gosalaha, setelah dilakukan beberapa kali rapid tes pengujian bahan pangan secara acak di waktu yang berbeda,” Imbuh Saiful. (***)