Begini Kata Kepala BNN Usai Diberi Gelar Kapita La Malaha

Kepala BNN Ri, Petrus Reinhard Golose didampingi Sultan Ternate Hidayatullah Syah saat menggelar konference pers usai diberikan gelar kehormatan Kapita La Malaha. (Dok : borero.id) 

BORERO.ID TERNATEKapala  Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komjen (Pol) Dr. Petrus Reinhard Golose, diberi gelar adat Kapita La Malaha dari Sultanan Ternate Hidayatullah Syah sebagai panglima perang yang lebih baik, terutama memarangi narkoba. Pemberian gelar kehormatan ini berlangsung di Kedaton Kesultanan Ternate, Selasa (13/6/2023).

Usai diberikan gelar itu lantas membuat komasaris jenderal tiga bintang ini merasa bersyukur bahkan optimis akan memerangi peradaran narkoba. Ia mengaku persoalan narkoba di Maluku Utara (Malut) setelah menerima laporan dari Kepala BNNP Malut dan Kapolda Malut,rupanya peredaran dan penyelahgunaan narkoba khususnya di Kota Ternate masih banyak. Meskipun anggka privalense di wilayah Malut ini harus diakui bahwa tidak sebanyak dengan daerah lain.    

” Ini hal yang perlu kita dijaga. Dan juga saya telah diberikan gelar adat dari sultan ternate maka mudah-mudahan dengan status saya sebagai kepala BNN RI ini kita bersama-sama menjadi lebih baik. Menyiapkan generasi tidak  terpangaruh dari bahaya narkoba,” kata  Petrus Reinhard Golose didampingi Sultan Ternate Hidayatullah Syah kepada sejumlah media usai prosesi pemberian gelar kehormatan. 

Baca juga : Kepala BNN Pusat Kunjungi Kesultanan Ternate

Sebelumnya, Kepala BNN RI dianugerahi gelar kehormatan dari Sultan Ternate bertempat di Kedaton Kesultanan Ternate. Gelar Kapita La Malaha diberikan ini berasal dari bahasa Ternate dengan artian setiap suku katanya adalah : Kapita berarti panglima perang. La berarti supaya Ma singkatan dari kata madadi yang artinya menjadi Laha artinya baik.

Sehingga itu gelar Kapita La Malaha memiliki makna : Panglima yang mampu menjadikan Indonesia khususnya Maluku Utara menjadi masyarakat lebih baik kehidupannya, yaitu hidup sehat tanpa narkoba guna mewujudkan Indonesia dan Maluku Utara bersih dari Narkoba. (Red/Unn)