Pemprov Malut Sikapi Aksi Penolakan Maryam Djahir, Tunjuk Plh

Spanduk penolakan Maryam Djahir/Kantor UPTD PSRS Lanjut Usia Himo-Himo, Maluku Utara, di Ternate, Sabtu (3/2/2024) || Foto : istimewa

BORERO.ID SOFIFI Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara melalui Dinas Sosial, menyikapi aksi penolakan kepada Maryam Djahir sebagai Kepala UPTD) Panti Sosial Rehabilitasi Sosial (PSRS) Lanjut Usia Himo-Himo Ternate.

Maryam ditolak sejumlah pegawai baru-baru ini untuk kembali menjabat Kepala UPTD PSRS, karena dianggap memiliki jejak kinerja yang buruk. Aksi penolakan Maryam menggantikan Asrul F Tameti, bahkan ramai diberitakan media sehingga diketahui Dinas Sosial Pemprov Maluku Utara.

“ Terkait permasalahan protes penolakan para pegawai UPTD ini sebelumnya kami baru diketahui lewat pemberitaan media,” kata Plt Kepala Dinas Sosial, Umar A.K, Senin (5/2/2024) di Ternate.

Umar menjelaskan, setelah itu ditindaklanjuti melalui rapat bersama pegawai UPTD PSRS Himo-himo Ternate pada Senin tadi. Dalam rapat itu, kata Umar, para pegawai tidak setuju dengan Maryam Djahir untuk kembali menjabat. Alasan para pegawai ini karena Maryam selama menjabat mengelola UPTD tidak baik.

Hasil rapat bersama itu kemudian disepakati  beberapa hari kedepan melepas aksi pemalangan kantor. Pada prinsinpnya, lanjut dia,  tuntutan para pegawai menerima SK Gubernur Malut atas pergantian kepala UPTD, namun secara tegas mereka (Pegawai) tetap tidak menerima Maryam Djahir untuk kembali masuk kantor.

Baca jugaPegawai Himo-himo Ternate Tolak Keras Maryam Djahir

“ Spanduk dan balok pemalangan kantor sudah dibuka setelah dilakukan rapat bersama, agar pelayanan UPTD bisa berjalan normal dan masyarakat bisa mendapat pelayanan” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Sosial ini kembali menegaskan aksi penolakan kepada Maryam akan segara dilaporkan ke Plt Gubernur Malut serta beberapa aspirasi para pagawai sudah ditampung tinggal dilaporkan. Selain itu, demi jalanya roda organisasi di kantor UPTD maka pihaknya menunjuk Kepala KTU sebagai Plh sementara dan melaporkan ke Plt Gubernur.

“ Kami tunjuk Ibu Nurmina Rahmat sebagai Plh sementara UPTD PSRS. Jadi saat ini juga sudah tak ada lagi permasalahan,” jelasnya mengahiri. (*)