Perjalanan Malut United Masih Panjang Usai Mengamankan Tiket 12 Besar

Skuad tim Malut United FC kontra Nusantara United || Foto : Istimewa

BORERO SPORT— “Perjalanan masih panjang. Target Malut United adalah promosi ke Liga 1.”

Begitulah kata-kata yang diutarakan coach Imran Nahumarury seusai Malut United menang 1-0 pada laga tandang kontra Nusantara United di Stadion Kebo Giro, Boyolali, Jumat (8/12/2023). Laskar Kie Raha sukses memenangi laga kontra tim tuan rumah berkat gol semata wayang Wawan Febrianto pada menit ke-42.

Kemenangan atas Nusantara United sekaligus memastikan langkah Malut United lolos ke babak 12 besar Pegadaian Liga 2 2023-2024. Klub kebanggaan Maluku Utara ini telah mengoleksi 19 poin dari 10 laga sehingga tak mungkin bisa dikejar oleh 2 pesaing terdekat di jalur 12 besar, yakni Nusantara United dan Persikab Kabupaten Bandung.

Kepastian Laskar Kie Raha lolos ke babak selanjutnya juga tak lepas dari hasil pertandingan Perserang Serang vs Persikab Kabupaten Bandung yang digelar bersamaan dengan laga Nusantara United vs Malut United.

Persikab takluk 1-3 di kandang Perserang sehingga kehilangan peluang untuk lolos ke babak 12 besar. Mereka menempati di peringkat ke-5 klasemen Grup 2 dengan koleksi 12 poin dari 10 laga.

Sementara itu, Nusantara United yang berada di peringkat ke-4 juga dipastikan tak bisa melaju ke 12 besar akibat tertahan dengan raihan 13 poin dari 11 pertandingan.

Meski telah dipastikan lolos ke 12 besar, Malut United enggan merasa puas. Imran Nahumarury selaku pelatih kepala sadar bahwa perjalanan menuju target sesungguhnya, yaitu lolos ke Liga 1, masih panjang.

Pelatih yang pernah membela timnas Indonesia saat masih aktif bermain itu juga ingin memperbaiki sejumlah aspek dalam permainan Laskar Kie Raha, salah satunya finishing atau penyelesaian akhir.

Di babak I, Malut United melontarkan total 11 tembakan dengan 5 on target dan 3 diblok lawan. Tembakan on target ke-5 Malut United menjadi gol. Sementara, tuan rumah melepaskan 5 tembakan (2 on target). 

Lalu, di paruh ke-2, Laskar Kie Raha punya 5 tembakan dengan 2 on target. Sebaliknya, lawan hanya memiliki 3 shot dan semuanya off target.

“Masih ada kelemahan yang perlu diperbaiki. Kekurangan yang terlihat saat melawan Nusantara United adalah finishing. Hal ini menjadi tugas tim pelatih untuk memperbaiki supaya ke depan lebih baik,” kata Imran dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Di samping adanya kelemahan yang perlu diperbaiki, para pemain telah menunjukkan kerja keras saat berusaha memetik kemenangan atas Nusantara United. Kerja keras para pejuang lapangan milik Malut United kemudian berbuah apresiasi dari sang pelatih.

“Saya mengapresiasi kerja keras para pemain Malut United. Mereka sangat bersemangat dan serius menjalani laga melawan Nusantara United,” ujar Imran.

Kualitas dan pengalaman para pemain yang menghuni skuad Malut United turut menjadi faktor penting di balik kemenangan Laskar Kie Raha.

Menurut Muhammad Rifqi yang baru melakoni debut bersama Malut United, kualitas tim sangat membantu dirinya dalam beradaptasi dan menerapkan permainan.

“Malut United punya tim yang berkualitas sehingga tidak mempersulit saya dalam bermain. Teman-teman pemain dan staf pelatih juga banyak membantu,” tutur Rifqi yang bermain penuh 90 menit sebagai bek kanan dalam penampilan debutnya.

Keberhasilan Malut United saat melawan Nusantara United juga dihiasi catatan positif. Malut United mencatatkan 2 kemenangan beruntun sekaligus clean sheet. 

Sebelum ini, Malut United sukses mengamankan poin penuh di Stadion Maulana Yusuf, markas Perserang Serang (1-0).

Perjuangan Malut United pada putaran awal Liga 2 2023-2024 belum berakhir karena masih ada dua laga sisa yang harus dijalani. Terdekat, Alwi Slamat dkk. akan bertindak sebagai tuan rumah dalam laga kandang kontra Persikab Kabupaten Bandung di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Rabu (13/12/2023).

Setelah itu, Laskar Kie Raha bakal melakoni laga penutup Grup 2 melawan FC Bekasi City. Malut United berstatus tim tamu saat bertandang ke markas FC Bekasi City di Stadion Singaperbangsa, Karawang, pada 18 Desember 2023. (*)