BORERO.ID TERNATE – Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Maluku Utara, bersama Dinas Pekarjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate, akan bersinergi mempercepat pembangunan di Kota Ternate melalui Bidang Cipta Karya. Sinergi kedua instansi ini saat melakukan rapat koordinasi di kantor BPPW Malut, Selasa ( 13/9/2022).
Kepala BPPW Malut Firman Aksara mengaku, koordinasi antara PUPR terkait sejumlah pembangunan Bidang Cipta Karya di Kota Ternate. Meski demikian, terdapat beberapa pekerjaan namun perlu disiapkan dokumen seperti dokumen perencanaan contohnya air minum, sanitasi, dan penataan kawasan pemukiman. ” Sebagimana disampaikan PUPR bahwa tahun ini ada dokumen perencanaan air minum yang sementara telah disusun. Jadi nanti kami akan tindaklanjuti, ” katanya kepada media ini usai rapat koordinasi.
Firman menuturkan, pihaknya bersama PUPR Kota Ternate akan berkolaborasi terhadap sejumlah pembangunan di Kota Ternate. Sebab penanganan pembangunan di Bidang Cipta Karya pada salah satu kawasan perkotaan tidak bisa hanya BPPW melalukan sendiri. “Jadi dulu itu ada istilah 100 persen air minum, 0 persen kumuh, 100 persen sanitasi, sehingga itu tak bisa dikerjakan sendiri harus ada kalborasi antara APBN dan APBD,” tuturnya.
Ditanya koordinasi pembangunan sudah mengarahkan ke sejumlah titik di beberapa Kota Ternate, Firman mengaku, baru dibahas atau dikooridnasikan secara umum. “Kadis PUPR juga baru saja menjabat, sehingga kita baru bahas yang umum dulu,” kata Firman mengahiri.
Sementara, Kadis PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib mengatakan, koordinasi bersama pihak BPPW ini dalam rangkah mendorong sejumlah pembangunan reguler di Kota Ternate. “Jadi sudah kurang lebih tiga tahun ini kegiatan reguler dari BPPW belum ada pelaksanaan, sehingga koordinasi ini agar bagimana kegiatan reguler terkait bagunan gedunggedung maupun air bersih,” katanya.
Rus’an menambahkan, pada Tahun 2023 pihaknya akan fokus melakukan revitalisasi kawasan kadaton Ternate karena Tahun 2016 sudah pernah dilakukan, hanya situasional jadi terhenti.
“Jadi itu saya sampaikan kepada Kepala BPPW agar mendorong, karena perencanaan/desain sudah ada tinggal dilanjutkan. Hal ini saya akan bantu sampaikan ke pusat,” jelas Rus’an. (Red/Nyi)


