Khawatir Malam Hari, Jalan Utama Mengancam Warga Sula

Jalan menuju Desa Waigoiyofa, kecamatan Sulabesi Timur, mengalami longsor (Dok : Karno Pora/borero.id)

BORERO.ID SANANA – Akses jalan di Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepuluan Sula (Kepsul), tepatnya di Desa Waigoiyofa, memprihatinkan. Jalan tersebut merupakan jalan utama menuju Ibu Kota Sanana mengalami kerusakan akibat terjadi tanah longsor.

Selain itu, jika malam hari meniminya penerangan lampu membuat warga sering melintas sangat khawatir. Lampu dan jalan itu hingga sejauh ini tak kunjung diperbaiki Pemda. Jalan tersebut menghubungkan Desa Wailia, Fatkauyon, Sama, Baleha dan Waigoiyofa, hingga menuju Ibu Kota Sanana.

Pantuan jurnalis borero.id, Kamis (3/11/2022), sejuah ini sebagian bahu jalan tertimbun material  tanah longsor, belum lagi sebagian tebing tanah terpantau berpotensi terjadinya longsor susulan. Tak hanya berakibat mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menjadi pemicu terjadinya insiden kecelakaan baik siang maupun di malam hari.

Salah satu Warga Desa Waigoiyofa yang enggan mempublis namanya meminta Pemda Kepsul agar infrastruktur jalan penguhungung beberapa Desa ini segera diperhatikan. Apalagi jalan tersebut merupakan jalan utama dilalui oleh warga dengan kendaran menuju ke pusat Ibu Kota Kabupaten Kepsul.

Menurut Warga Waigoiyofa ini apabila disiang hari atau pada waktu malam, para pengemudi yang melintasi jalan begitu khawatir dan berhati-hati saat melintas.

” Kami berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait, segera memperbaiki jalan ini agar pengguna jalan lebih nyaman melintas,”  pintahnya. (Red/Ano)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *