BORERO.ID TERNATE-Komisi III DPRD Kota Ternate baru-baru ini melakukan kroscek pekerjaan pembangunan tahap II tetrapod pelabuhan pulau Hiri di pantai Kelurahan Sulamadaha.
“Hasil pemantauan pekerjaan itu dengan kontrak anggaran sebesar Rp 2,8 miliar sudah selesai dikerjakan kurung waktu 150 kalender,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Hi. Fachri Bachdar, Senin (30/1/2023) kemarin.
Menurut politisi partai berlambang ka’bah ini, pekerjaan tahap II menghasilkan cetak tetrapod sebanyak 360 buah. Rekanan pekerjaan ini membeli kelebihan cetak tetrapod tahap I. “Jadi tahap I pekerjaan cetak tetrapod sudah mencetak 800 buah lebih, namun hanya terbayarkan ke rekanan uang muka dari anggaran proyek sebesar Rp 300 juta lebih dari total anggaran Rp 1,8 miliar,” ujarnya.
Saat ini jumlah tetrapod tersedia jika digabungkan dengan pekerjaan tahap I dan II berjumlah 1200 buah. Bahkan pada tahun anggaran 2023 juga ada alokasi anggaran pekerjaan tahap III sebesar Rp 2,2 miliar. “Jadi pekerjaan pelabuhan pulau Hiri secara keseluruhan sudah selesai, bahkan semula target pekerjaan sampai tuntas dirancang anggaran sebesar Rp 10 miliar. Namun satu hal lain, semua dirubah redesainya melalui tim kajian maka pekerjaan hanya memakan anggaran sebesar Rp 5 miliar lebih,” tutur Fachri.
Dia menambahkan, dalam waktu dekat tahun 2023 ini sudah ada pelaksanaan pekerjaan tahap ke III, paling lambat akhir tahun pekerjaan sudah selesai otomatis masyarakat pulau Hiri sudah bisa menikmati pelabuhan tersebut. “Dalam artian jika konstruktif sudah selesai dibuat, maka fungsi dari konstruksi itu sebagai penangkis ombak dimusim tertentu sudah berfungsi secara maksimal,” katanya.
“Paling lambat sesuai informasi dari PUPR Kota Ternate, bahwa pada Maret nanti kontrak fisik sudah berjalan dan insa allah sudah ada eksen dilapangan,” sambung Fachri. (Gan)


