BORERO.ID TERNATE – Malut United FC tak lama lagi berkompetisi di liga 2 bulan November 2023. Klub besutan asal Maluku Utara ini akan mewarnai kompetisi bergengsi PSSI liga Indonesia pasca mengtake-over salah satu klub sepakbola liga 2 di tanah jawa dengan harga 10 miliar. Pemain-pemain asal Maluku Utara yang saat ini berkompetisi di liga 3,2, dan 1 pun direkrut memperkuat Malut United FC.
Salah satu Direksi Malut United FC, Zainuddin Umasangadji mengatakan, kehadiran klub sepakbola Malut United FC bermula dari rasa kepedulian seorang pencinta sepakbola yang berkebetulan memiliki aktivitas usaha bidang Pertambangan di Provinsi Maluku Utara (PT. Mineral Trobos). Adalah David Glenn yang selalu mengamati perkembangan pasang surut persepakbolaan di Maluku Utara.
Dengan mengutip pendapat beberapa pencinta Sepakbola di Maluku Utara tentang kecintaan Masyarakat Maluku Utara pada dunia sepakbola, bahwa “bagi orang Maluku Utara, Agama nomor satu, Sepakbola nomor dua “, maka untuk mengobati kerinduan Masyarakat Maluku Utara, sejak akhir tahun 2022 dimulailah perbicaraan antara David Glenn dibantu jajaran PT. Mineral Trobos, dengan beberapa tokoh atau praktisi sepakbola Nasional, maupun dari Maluku dan Maluku Utara.
“ Mereka diantaranya, Dirk Soplanit (mantan Exco PSSI 2 periode), Maurice Tuguis (Match com PSSI), Asghar Saleh (Pemerhati Sepakbola, mantan Manajer Persiter), dan Muhdin Taha (ASKOT PSSI Ternate, mantan pemain),” kata dia dalam konference pers disertai buka puasa bersama di Ternate, 6 April 2023.
Lanjut Zainuddin, dari beberapa kali pembicaraan baik di Ambon, Manado dan Jakarta, maka disepakati untuk memulai langkah-langkah hukum kearah “Take Over” salah satu Klub Sepakbola yang termasuk dalam liga 2, untuk kemudian dibeli dan dipindahkan domisilinya ke Maluku Utara.
Ia menuturkan, kemudian diambil langkah-langkah hukum yang ditempuh seperti, pertama membentuk badan hukum mengelola dan bertanggung jawab atas kebelangsungan klub. Badan Hukum dimaksud adalah PT. Malut Maju Sejahtera dengan Direktur Utama Dirk Soplanit, dan Komisaris Utama Kenneth Jehezkiel ( CEO PT. Mineral Trobos Group ), dan salah satu Direksi Zainuddin Umasangadji.
Kedua, melakukan beberapa kali negosiasi dengan pemilik klub liga 2, yakni Putra Delta Sidoarjo klub ( PDS ), dan akhirnya sampai pada kesepakatan jual beli klub Sepak Bola Putra Delta Sidoarjo, antara PT. Malut Maju Sejahtera dengan pemilik klub PDS yaitu PT. Putra Delta Indonesia. Perjanjian Jual Beli tersebut dibuat di hadapan Notaris PATRICK LOUIS HENDRIK GASPERSZ, SH, MKn, pada tanggal 30 Januari 2023 yang lalu.
Ketiga, klub sepakbola Putra Delta Sidoarjo, kemudian berganti nama menjadi Klub Sepakbola Malut United FC, sesuai surat PT. Putra Delta Indonesia nomor : 0001/ I/PDS/2023, tanggal 13 Januari 2023 yang ditujukan kepada Sekjen PSSI.
Keempat, berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Ternate dalam rangka merinis kerjasama pengelolaan Stadion Gelora Kie Raha, sebagai Markas Malut United FC, hingga saat ini belum bisa dilaksanakan sebagaimana yang diharapkan. Kelima, mulai merekrut pelatih, direktur teknik klub, asisten pelatih dan para Pemain
Menurut Zainuddin, tujuan pembentukan klub Malut United FC adalah untuk membangkit kembali gairah persepakbolaan di kalangan generasi muda dan masyarakat Maluku Utara pada umumnya. Dalam inventarisasi Malut United FC, saat ini ada lebih kurang 50 orang Pemain Sepakbola asal Maluku Utara, yang bermain di berbagai Klub, baik di Liga 1, Liga 2 maupun Liga 3. Untuk dia berharap, anak-anak muda ini kelak bisa bergabung dan bermain mewakili klub Sepakbola yang memang berasal dari Maluku Utara dan memiliki homebase di Maluku Utara.
“ Apabila ini kelak menjadi kenyataan, maka mimpi besar pemilik klub ini dapat diwujudkan yaitu mengantarkan Malut United FC ke Kasta lebih tinggi yaitu Liga 1, dan merupakan sumber rekrutmen bagi pemain- pemain Timnas Indonesia nanti,” ungkapnya.
Zainuddin menambahkan, sejauh ini kesiapan tim Malut United FC terus mempersiapkan hal -hal terkait kebutuhan Infrastruktur seperti, menjajagi kemungkinan kerjasama pengelolaan dan pemanfaatan Stadion Gelora Kie Raha Ternate sebagai markas dari Malut United FC. Merencanakan pembangunan stadion yang representative sesuai standar PSSI / FIFA untuk Klub Liga 2, di Sofifi yang saat ini telah dimulai proses penyediaan dan pembebasan lahan di Sofifi.
“ Kemudian merencanakan latihan tim di salah satu Kota di Pulau Jawa guna menyongsong dimulainya putaran kompetisi Liga 2 pada bulan November nanti. Selajutnya akan dilakukan sayembara Logo Malut United FC,” kata Zainuddin.
Daftar pelatih dan Pemain Malut United FC
Yeyen Tumena ( DIRTEK ), Imran Nahumarury (Head Coah), Achmad Resal Octavian (Ass Pelatih), Ramdhan Fitriyadi (Ass. Pelatih Fisik ), Hengky Oba (Ass Pelatih Kiper), Rudiyanto Tutuly (Ass Pelatih Lokal),
Pemain
Izmy Yaman Hatuwe, Rifal Lastori, Muhammad Rio Saputro, Andreas Chrismanto, Firmansyah, Muhammad Sebastian Veron, Zulfikram Iskandar Alam, Iswandi Andar, Aditya Putra Dewa, Saddam Hi. Tenang, Hendra Molle, Ridwan Tawainela, Ichlasul Qadri. (Red)


