BORERO.ID – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Maluku Utara berikan apresiasi positif terhadap kinerja Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo beserta seluruh jajaran atas berbagai terobosan dan langkah percepatan pembangunan serta penanganan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Maluku Utara.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD IMM Malut M. Taufan Baba. Pasalnya dalam kurun waktu enam bulan sejak mulai bertugas di Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo dinilai menunjukkan respons dan komitmen nyata melalui aksi langsung di lapangan.
“Sejumlah pekerjaan strategis berhasil didorong percepatannya, baik dalam penanganan infrastruktur yang telah lama menjadi perhatian masyarakat maupun penanganan darurat akibat bencana alam.” Kata Taufan
Ia kemudian mencatat beberapa langkah konkret yang mendapat perhatian dan apresiasi DPD IMM Maluku Utara antara lain yakni :
- Percepatan penuntasan penanganan longsoran Ngade di Kota Ternate.
- Percepatan penyelesaian pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Halmahera Utara.
- Percepatan penanganan sementara Jembatan Ake Aru di Kabupaten Halmahera Utara akibat bencana.
- Percepatan penyelesaian Jembatan Ake Sakita dan sejumlah jembatan lainnya yang terdampak bencana alam di Kabupaten Halmahera Utara.
- Aksi tanggap dalam penanganan kebakaran hutan di ruas Mafa–Matuting–Saketa serta kolaborasi penanganan kebakaran TPA Takome, Kota Ternate.
- Percepatan penyelesaian pekerjaan lantai Jembatan Kali Oba dan Jembatan Akelamo yang selama ini menjadi perhatian masyarakat Halmahera.
- Percepatan penyelesaian penanganan ruas jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa.
- Percepatan penyelesaian pembangunan Box Culvert Kayu Merah di Kota Ternate.
Selain itu, sejak awal bertugas, Abdul Hamid Payapo juga langsung melakukan pengecekan lapangan terhadap pekerjaan infrastruktur, termasuk pekerjaan Inpres Jalan Daerah (IJD) pada ruas Ngidiho–Lapi di Kabupaten Halmahera Utara.
“Langkah tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan langsung guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, mutu, dan target yang telah ditetapkan.” Ujarnya
DPD IMM Malut juga menilai lanjut Taufik, pendekatan yang dilakukan Plt. Kepala BPJN Malut tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan fisik, tapi juga ditunjukkan melalui komunikasi dan koordinasi aktif dengan pemerintah daerah, baik pemerintah provinsi, kabupaten maupun kota, dalam membahas berbagai kebutuhan dan prioritas pembangunan infrastruktur di Maluku Utara.
“Hal lain yang menjadi perhatian adalah kepekaan terhadap isu-isu strategis yang berkembang di tengah masyarakat. Kunjungan rutin ke lokasi pekerjaan serta respons langsung terhadap berbagai persoalan infrastruktur dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dan upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.” Ucap Taufan
Ia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya dan kerja keras Abdul Hamid Payapo bersama seluruh jajaran BPJN Maluku Utara dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.
“Dengan pengalaman dan rekam jejak pengabdian yang dimiliki, baik di luar daerah maupun di Maluku Utara, diharapkan kepemimpinan Abdul Hamid Payapo dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pembangunan infrastruktur di Maluku Utara.” Imbuhnya
Ia berharap, berbagai terobosan dan percepatan yang telah dilakukan dapat terus dipertahankan, ditingkatkan, serta memberikan manfaat nyata bagi konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.
“Infrastruktur yang baik bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan fondasi konektivitas, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.” Pungkasnya **

