Dorong Tenun Toboleu Jadi Program Berkelanjutan

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Ternate, Merliza M. Tauhid, berpose bersama Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dalam kegiatan pelatihan tenun Toboleu (Dok : Nyira)

BORERO.ID TERNATE –  Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Ternate, Merliza M. Tauhid, berharap Tenun Toboleu menjadi program berkelanjutan.

” Kami mengharapkan produksi program kain tenun ini terus menerus (berkelanjutan),” kata Merliza usai menutupi acara pelatihan, Rabu (3/8/2022 kemarin.

Bagi Merliza,  tujuan dari program ini adalah Kelurahan Toboleu merupakan Kampung Tenun bisa terwujud sebagai salah satu ciri khas di Kota Ternate. “Pastinya kami inginkan untuk stok bahan tenun ini sebagai produksi unggal kain tenun khas Ternate,” ujarnya.

Menurut Istri Wali Kota Ternate ini, pelatihan sudah dilakukan selama tiga bulan didukung langsung oleh Disperindag Ternate dengan pesertanya adalah pelaku tenun, warga  Toboleu berkisar 10 orang lebih. Pada prinsinipnya hajatan tersebut, pihaknya sangat mendorong agar ketersediaan tenun sehingga prosesnya harus berkelanjutan. “Kita akui bahwa ketika mencari kain tenun atau sesuatu yang ciri khas Ternate itu agak susah. Maka melalui pelatihan ini semangat mereka (peserta) ada, karena juga didorong dari Pemerintah,” jelas Merliza.

Kadis Perindag Kota Ternate, Muhlis Djumadil mengatakan, program ini pada anggaran perubahan nanti, pihak TPAD akan mengakomodir anggaran untuk bahan dan peralatan Tenun Toboleu.  “Jadi kami itu akan terus mensuport program kegiatan ini yang dimana, bakal mengadakan anggaran disetiap APBD itu untuk pengrajin Tenun Toboleu,” ungkapnya.

Muhlis menambahkan, jika samapai sudah selesai persiapan dan sampai ke  produksi, maka langkah selanjutnya mencari pemasaran. “Bagimana langkah pemesanan yakni dengan mempromosikan melalui sejumlah hotel yang di Ternate melalui kerjasama dengan Dispar,” terangnya.

“Kain ini juga akan menjadi ciri khas cinderamata  para tamu pejabat yang datang maka diberikan untuk dijadikan oleh-oleh yang dibawa pulang dari Ternate,” sambung Muhlis mengahiri. (Nyi)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *