BORERO.ID HALSEL — Bupati Halmahera Selatan (Halse), Usman Sidik, menyerahkan bantuan bodi fiber kepada kelompok nelayan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Halsel sebanyak 19 unit bodi fiber.
“Diserahkannya bantuan bodi fiber ini diharapkan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan tarif hidup para nelayan di Halsel,” kata Bupati Halsel saat melakukan penyerahan bantuan di Desa Kupal, Kecamatan Bacan Selatan, Sabtu (27/8/2022).
Bupati berharap setelah diserahkan bantu bodi fiber ini kedepan dicek terus Dinas terkait kehidupan masyarakat nelayan penerimaan bantuan semakin membaik ataukah tidak, karena tujuan memberikan bantuan bodi fiber disertai alat tangkap tersebut bertujuan membantu masyarakat nelayan untuk meningkatkan tarif hidup mereka. “Saya berharap, masyarakat yang menerima bantuan hari ini benar-benar masyarakat nelayan sehingga bantuan yang diberikan pemerintah ini tepat sasaran, dan jika setalah menerima bantuan ini tidak meningkatkan tarif hidup para penerima maka kedepan kelompok nelayan ini suda tidak akan lagi diberikan bantuan oleh pemerintah karena dianggap gagal dan tidak memanfaatkan dengan baik bantuan yang suda diberikan,” ujarnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Halsel, Yusuf H. Untung, menyampaikan jumlah total bantuan bodi fiber untuk masyarakat nelayan tahun 2022 ini sebanyak 67 unit, itu terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) kemudian Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Insentif Daerah (DID). Bantuan yang diserahkan ini, baru 19 unit bodi terdiri 6 unit bodi dengan mesin 20 PK bersumber dari DAK, 10 unit dari DAU dengan mesin 15 PK dan 3 unit dari DID dengan mesin 15 PK. “Hari ini kita baru serahkan 19 unit bodi fiber kapada kelompok nelayan, total bantuan bodi tahun ini sebanyak 67 unit terdiri dari 28 unit bersumber dari DAK, 37 unit dari DAU dan 3 unit dari DID,” bebernya.
Lanjut Yusuf, penyerahan bantuan bodi yang bersumber dari DAK sebanyak 6 unit ini diterima kelompok nelayan dari Kecamatan Pulau Makian, Kecamatan Gane Barat, Gane Barat Utara, Kecamatan Mandioli, dan Kecamatan Gane Timur. “Sementara bantuan bodi yang bersumber dari anggaran DID sebanyak 3 unit juga 1 unit diberikan kepada kelompok nelayan di kecamatan Gane Barat dan 2 unit diberikan ke kelompok nelayan kecamatan Pulau Makian. Sementara untuk bantu bodi yang bersumber dari DAU sebanyak 10 unit ini rata dari Pokir DPRD sehingga diserahkan kepada kelompok nelayan dari dapil masing-masing anggota DPRD,” jelas Yusuf. Dari total 67 unit bantuan bodi fiber ini capaian targetnya suda 83 persen dan sekarang tinggal menunggu penyerahannya. “Proses pekerjaan bodi sudah selesai tinggal menunggu mesinnya saja,” ungkapnya.
Total anggaran pengadaan bantuan bodi fiber Tahun 2022 ini tambah Yusuf, untuk DAK sebesar Rp 6 miliar lebih, sedangkan dari sebesar Rp. 6,5 miliar lebih dan untuk DID sebesar Rp.1,8 miliar. Selain bantuan bodi fiber, Dinas DKP Halsel juga menyerahkan bantuan berupa mesin pembuatan es mini sebanyak 4 unit yang diberikan kepada kelompok nelayan di desa Gafi kecamatan Kayoa, kemudian desa Mano Kecamatan Obi, Desa Dowora Kecamatan Gane Barat Selatan, dan Desa Gonone Kecamatan Kepulauan Joronga.
“Bantu mesin es mini ini merupakan baru pertama kali dilakukan oleh DKP Halsel, ini juga untuk mempermudah masyarakat nelayan yang jauh dari daerah perkotaan untuk dapat memproduksi es sendiri demi kepentingannya,” tandas Yusuf. (Red/Nan)


