BORERO.ID TALIABU—Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kabupaten Pulau Taliabu, Senin (12/9/2022), menggelar aksi pemboikotan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Ketua GPM Pulau Taliabu, Lisman, mengaku aksi pemalangan (pemboikotan) di kantor DPRD itu disebabkan karena janji DPRD untuk audensi terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Pulau Taliabu tidak ditepati pihak DPRD.
“Waktu dijanjikan DPRD hari ini, akan tetapi ketika kami datang belum ada satupun anggota maupun pimpinan DPRD bahkan pintu kantor juga masih tertutup rapat. Disitulah teman-teman merasa telah di bohongi, langsung kami melakukan pemboikotan,” katanya. “Setelah melakukan pemboikotan kantor, baru ada anggota DPRD bagian komisi I datang dan menyediakan tempat untuk melaksanakan diskusi,” sambung Lisman.
Terpisah, ketua komisi II DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Muhammad Alnajib Sarihi, kepada media ini mengatakan saat itu pihaknya masih menunggu pimpinan karena dirinya juga terlambat sehingga tidak mengetahuinya.
“Ini karena persoalan waktu saja. Saat ini pimpinan DPRD masih dalam perjalan menuju taliabu. Nanti pimpinan besok sudah tiba baru kita panggil semua pihak untuk bersama-sama membahas persoalan BBM”,tandasnya.(Red/Ano)



