BORERO.ID TERNATE– Ketua DPRD Kota Ternate Muhajirin Bailusy meminta Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, lebih tegas terhadap para pimpinan OPD terutama di bagian perencanaan.
Penegasan ketua DPRD itu, menyusul setiap tahun anggaranberjalan terkait pelaksanaan kegiatan di lapangan selalu terlambat. “Hal ini tentu mempengaruhi pelaksnaan kegiatan ditenderkan di bagian ULP,” ujar Muhajirin, Senin (24/10/2022).
Menurutnya, selama ini terjadi pasca pengesahan anggaran dimana DPRD pada rapat komisi maupun rapat konsultasi selalu mengingatkan kepada setiap OPD. Peringatan itu agar selalu menyiapkan langkah-langkah perencanaan dari setiap kegiatan program fisik, terutama pelaksanaan kegiatan bersumber dari DAK. Namun selama ini, justru selalu diabaikan sehingga pelaksnaaan hususnya kegiatan fisik infrastuktur jalan dan jembatan tak kunjung selesai tepat waktu.
“Jadi misalkan perencanaan itu paling lambat dibulan Ferbruari sudah harus selesai untuk seluruh program kegiatan, selanjutnya di lelang melalui ULP. Tapi yang terjadi selama ini justru selalu terlambat, akhirnya proses pekerjaana juga sering terlambat,” ungakp Muhjarin.
Baca juga : Diminta Dinas PUPR Percepat Pembangunan
Lainnya : E-Parking di Ternate Belum MoU
Ia menegaskan,progres pekerjaana di lapangan kadang terlambat itu, sudah tentu mempengaruhi penyerapan anggaran terutama DAK, yang bisa saja berkurang pada tahun anggran berikut. “Saya berharap agar setiap pimpinan OPD juga harus sering turun dengan melakukan rapat koordinasi bersama para kasubag perencanaan,” pintahnya.
Muhajrin menambahkan, kalaupun itu tidak jalan TAPD harus mengambil langkah demikian untuk memanggil setiap kasubag perencanaan.
“ Jadi butuh perhatian serius wali kota Ternate. Selama ini hanya peringatan saja, paling tidak ada langkah tegas. Kalau evaluasi tidak mampu maka harus dicopot sehingga kasubag perencananan menjadi contoh bagi lain,” tandasnya. (Red/Gan)


