BORERO.ID TERNATE – Meski sudah melewati masa uji coba E-Parking yang diterapkan Pemerintah Kota Ternate sejak 9 Oktober 2022 kemarin, sejauh ini belum dilakukan MoU dengan CV.STWOR dan PT.IMM (Intra Mulia Multiteknologi).
Sekretaris Dishub Kota Ternate, Mochtar Hasyim mengatakan, pihaknya belum melakukan kerjasama ini karena masih menunggu beberapa proses dan mekanisme. “Jadi untuk PT. IMM sudah lakukan persentase pendapat dari hasil uji coba ke kami, tinggal sehari dua dari CV. STWOR lakukan persentase, baru dilanjutkan persentase lagi ke DPRD kemudian dilanjutkan terakhir dengan MoU,” ujar Mochtar, Selasa (18/10/2022).
Ia bilang, pihak secara bersama ini harus lakukan persentase ke DPRD agar diketahui gambar umum terkait sejumlah titik uji coba E-Parking di Kota Ternate. “Maka sebelum Mou berlangsung harus ada juga persetujuan dari DPRD,” jelasnya.
Apalagi adanya penekan dari Wali Kota Ternate bahwa dari hasil kerjasama itu harus ada sebelum dan sesudah itu hasilnya bagimana masuk ke kas daerah. “Dalam uji coba kita tetap terapkan pembagian 40-60. 40 ke meraka (pihak ketiga) dan 60 ke Pemkot,” katanya.
Ditanya terkait penyebaran titik penarikan area retribusi parkir baru yang dilakukan oleh pihak ketiga ini, ia mengaku penyebaran baru ini titiknya sangat banyak. “Mulai dari depan toko selecta minimarket, toko Gloria, taman Nukila, toko Akma, toko Amana, depan sate Maryam, Lendmark, Bandara, depan pasar Higenis dan pelabuhan Semut,” tandas Mochrar. (Red/Gan)


