BORERO.ID TERNATE—Plt Direktur Perumda Ake Gaale Kota Ternate, Muhammad Syafei mengaku, pemasangan air bersih di Kelurahan Tobona puncak lingkungan RT 13 masuk pada titik skala prioritas. Meski demikian saat ini Perumda Ake Gaale berusaha mengumpulkan anggaran untuk investasi pipa.
Menurut Syafei, anggaran tersebut juga rencananya dibantu atau dialokasikan oleh Dinas PUPR karena dinas terkait memiliki anggaran lebih. “ Dinas PUPR memiliki anggaran lebih untuk dialokasikan pengedaan jaringan perpipaan,” katanya kepada sejumlah media, Senin (29/5/2023).
Akan tetapi, lanjut Syafei, sementara menunggu APBD Perubahan 2023 walaupun anggaran ini dapat penunjunkan langsung (PL) karena nilainya dibawah 2 ratus juta rupiah. “ Karena ini menjadi titik skala prioritas termasuk kelurahan Tobona di lingkungan RT 13. Dari anggaran itu juga diupayakan penambahan cadangan pipa milik Perumda Ake Gaale agar dapat terpenuhi,” ujarnya.
Sebelumnya, Muhammad Syafei telah turun mengecek lokasi pemasangan jaringan pipa air di Kelurahan Tobona karena sudah sekian lama warga di lingkungan RT 13 belum sama sekali menikmati pelayanan air bersih dari Perumda Ake Gaale.
Baca juga : Berharap Perumda Ake Gaale Realisasi Air di Tobona
Selain pemasangan air di Tobona, plt direktur perumda ake gaale ini juga menyampaikan problem distribusi atau pembagian air tidak merata seperti terjadi di beberapa kelurahan karena masalah disiplin petugas di lapangan.
“ Rapat teknis dengan petugas di lapangan sehingga saya meminta disiplin terkait dengan pembagian air. Keterbatasan air itu, kuncinya ada di pembagian air terutama di titik rawan,” bebernya.
Syafei menjelaskan, beberapa kasus seperti dialami warga Maliaro lingkungan RT 17 sebagain air jalan sebagain tidak berjala. “ Hal tersebut dari beberapa usulan, dan usalan paling rasional saya terima adalah penambahan fal ditengahnya sehingga di lingkungan RT 17 dapat berjalan maksimal,” kata Syafei. (dnx)


