HALBAR  

Soal Sistem Zonasi di Halbar, Siswa Terancam Tak Tertampung

Soni Balatjai

BORERO.ID HALBAR– Ketua Komite SMA Negeri 1 Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Soni Balatjai, mengungkapkan keluhan terkait penerapan sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru tahun 2024 dari Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara (Malut).

Soni menyatakan, sistem zonasi yang diterapkan tidak memenuhi harapan banyak siswa, khususnya berdomisili di Jailolo dan sekitarnya.

“Sebagai komite, kami mengapresiasi sistem zonasi ini, tetapi di sisi lain, ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Zonasi yang direkomendasikan oleh dinas provinsi tidak sesuai dengan harapan para siswa di Jailolo dan sekitarnya,” kata Soni kepada media ini, Rabu (17/7/2024).

Akibatnya, banyak siswa tidak tertampung di SMA 1 Halbar, meskipun mereka ngotot ingin bersekolah di sana. Pada saat yang sama, kekurangan ruang kelas menjadi masalah utama yang dihadapi sekolah.

” Oleh karena itu, kami telah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mencari alternatif agar bisa menampung sekitar 60 siswa yang berasal dari Jailolo. Sebagian besar siswa yang tidak tertampung ini berasal dari keluarga prasejahtera,” ujarnya.

Soni menegaskan, jika tidak ditemukan solusi, hal ini akan berdampak negatif bagi para siswa dan orang tua mereka. Karena itu, komite berharap kepada berbagai pihak, termasuk pengusaha, alumni, dan pemerintah, untuk dapat memfasilitasi tersedianya ruang belajar yang memadai bagi para siswa.

“Kami harapkan ke depan para stakeholder dapat membantu menyediakan ruang belajar yang diperlukan,” tutupnya. (*)

Penulis: Iin Afriyanti*Editor: Sandin Ar
\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *