BORERO.ID – Salah satu nasabah Bank BRI unit Indonesiana Kota Tidore Kepulauan inisial AST warga kelurahan Mafututu Kecamatan Tidore Timur, diduga mendapatkan perlakuan intimidasi dan kekerasan fisik yang dilakukan kepala Bank BRI unit Indonesiana berinisial U.
AST kepada wartawan mengatakan, Dirinya didatangi pihak Bank BRI pada senin (4/8) lalu dengan tujuan menagih angsuran pinjaman, namun cara penagihan yang dilakukan tidak beretika dan diduga sengaja melakukan tindakan pidana berupa pencemaran nama baik.
“Kepala Unit Indonesiana U bersama teman-temannya datang ke rumah menagih, mereka tagih dengan cara intimidasi psikis yakni nada suara besar dengan kata-kata ancaman, selain itu juga melakukan tindakan kekerasan fisik berupa merampas paksa HP milik saya,” Kata AST, Minggu (8/8/2025).
AST mengaku, memang dirinya terkendala membayar tagihan tapi bukan berarti menagih dengan cara-cata yang tidak etis apalagi tidak sesuai dengan prosedur.
“Harusnya mereka berikan surat teguran atau tempuh jalur perdata seperti wanprestasi lantaran ingkar janji karena kita punya kontrak perjanjian pelunasan, tapi meraka datang di rumah lalu marah-marah bernada tinggi sehingga, ini sama saja sengaja permalukan kami di khalayak ramai” Ujarnya
Atas perlakuan pihak Bank BRI tersebut lanjut AST, dirinya bersama suami tidak bisa menerima dan menempuh jalur hukum, karena peristiwa itu telah merugikan dirinya secara psikis.
“Kami sudah adukan perbuatan mereka ke Polresta Tidore,” Pungkasnya
Sementara itu, Kepala Bank BRI Unit Indonesiana berinisial U saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan whatsapp mengatakan, pihaknya mendatangi rumah AST untuk penagihan angsuran sesuai dengan surat tugas dan sudah di koordinasikan ke atasan.
“Terkait penagihan ini saya jalan dengan surat tugas, jadi tetap saya koordinasikan dulu dengan atasan (Pimpinan Cabang),” Kata kepala Bank BRI Unit Indonesiana
“Yang boleh berikan penjelasan ini atasan langsung biar saya sampaikan ke pimpinan,” Sambungnya
Dilain sisi, Plt Kasihumas Polresta Tidore Aipda Agung Setyawan kepada borero.id masih mengonfirmasi ke petugas piket terkait aduan yang dilaporkan Jumat (8/8/2025) kemarin.
“Cek dulu, nanti saya kabarin,” singkatnya. **


