BORERO.ID – Survei Penilaian Integritas (SPI) di lingkup Provinsi Maluku Utara, Kota Tidore Kepulauan jadi urutan kedua dengan Skor 74,37 persen, disusul Pemkab Halsel di urutan ketiga dengan Skor 73 Persen, dan di urutan pertama ditempati Pemkab Morotai, sedangkan Premprov Malut berada di urutan ke 10 dengan skor 61,83%.
Atas capaian tersebut, Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen diundang untuk menghadiri puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025 yang digelar Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) RI di Bangsal Utama Kepatihan, Komplek Kantor Gubernur Yogyakarta, Selasa (9/12/2025).
Usai menghadiri puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2025, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengatakan, Kota Tidore Kepulauan merupakan salah satu daerah di Provinsi Maluku Utara yang berprestasi dalam Survey Penilaian Integritas (SPI), Kota Tidore menjadi daerah dengan skor SPI tertinggi kedua di Maluku Utara, dengan capaian ini, diharapkan kedepannya para ASN menjadi garda terdepan dalam pengawasan praktik korupsi.
“Hari ini saya menghadiri puncak peringatan hari anti korupsi sedunia tahun 2025 yang dilaksanakan oleh KPK RI, di Provinsi Maluku Utara, Kota Tidore Kepulauan termasuk salah satu daerah berprestasi terkait survey SPI, Tidore termasuk salah satu daerah yang meraih skor tertinggi kedua di Maluku Utara, harapan saya kedepan, mudah-mudahan seluruh ASN dapat meningkatkan pengawasan terhadap praktek korupsi di Kota Tidore Kepulauan,” Ungkapnya.
Survey Penilaian Integritas bertujuan untuk mengukur resiko korupsi dan integritas di instansi pemerintah baik pusat, daerah dan pendidikan berdasarkan persepsi dan pengalaman masyarakat, pegawai, serta ahli, dengan tujuan meningkatkan kesadaran risiko korupsi dan perbaikan sistem antikorupsi melalui data yang jujur dan objektif dari berbagai responden. SPI juga mengukur integritas dan pencegahan korupsi melalui survey kepada ASN dan publik. **


