BORERO.ID – Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas beredarnya video viral yang perlihatkan dua orang Pegawai Harian Lepas (PHL) Satlantas Polres Ternate membuang sampah gunakan mobil derek milik Satlantas di kawasan Kelurahan Stadion, Kecamatan Ternate Tengah.
Permohonan maaf tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab dan keterbukaan institusi Polri menanggapi kritik serta masukan masyarakat. Kapolres Ternate juga mengapresiasi perhatian masyarakat yang telah menyampaikan informasi terkait tindakan yang tidak semestinya dilakukan kedua PHL tersebut.
Kasi Humas Polres Ternate, Iptu Ekan Mukadar menyatakan bahwa kedua orang dalam video berdurasi 26 detik tersebut bukan anggota Polri, melainkan PHL yang bertugas di lingkungan Satlantas Polres Ternate.
“Peristiwa itu terjadi pada Kamis (29/10/2026), sekitar pukul 20.55 WIT, di depan kawasan PMI Kota Ternate, Kelurahan Stadion, Kecamatan Ternate Tengah. Berdasarkan hasil klarifikasi, kedua PHL membuang sampah dari bak mobil derek langsung ke atas trotoar, bukan pada tempat penampungan sampah sebagaimana mestinya.” Ujarnya
Ia menuturkan, menindaklanjuti kejadian itu, Kapolres Ternate langsung memerintahkan personel Satlantas untuk membersihkan kembali sampah yang dibuang di lokasi tersebut. Pembersihan telah dilaksanakan pada Jumat (30/10/2026), sekitar pukul 08.00 WIT.
“Selain itu, kedua PHL yang bersangkutan telah dimintai keterangan, diberikan teguran, serta menyampaikan permohonan maaf atas tindakan mereka. Keduanya juga telah berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa dan berkomitmen untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan.” Tuturnya
Kasi Humas menyatakan bahwa Kasat Lantas Polres Ternate juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Selama ini, pihak Satlantas mengira bahwa sampah yang dibuang kedua PHL langsung dimasukkan ke bak penampungan sampah. Namun, setelah adanya video yang beredar, diketahui bahwa sampah tersebut justru dibuang di atas trotoar.
“Kami juga mengucapkan terima kasih atas kritik dan masukan masyarakat. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi kami agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata Iptu Ekan.
Ia menambahkan Polres Ternate menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi internal, khususnya dalam pengawasan terhadap personel maupun tenaga PHL di lingkungan Polres Ternate. Setiap pihak yang bekerja di lingkungan Polri diharapkan senantiasa menjaga perilaku, kedisiplinan, serta menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat.
Polres Ternate berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga kepercayaan masyarakat, serta terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun demi terwujudnya Polri yang humanis bersama masyarakat. **

