TIDORE  

450 Warga Batal Di Usulkan ke BPJS PBI Karna Bermasalah Dengan Nik

TIDORE.BORERO.ID – Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan sementara melakukan verifikasi jaminan kesehatan yang di terima oleh masyarakat kota Tidore kepulauan.

Namun dari Jumlah penerima PBI (Penerima Bantuan Iuran) sebanyak 3.889.(86 persen) dari total PBI Non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) namun yang diVerifikasi tahun 2021 sebanyak 3.330 jiwa.

Kepala Dinas Sosial Umar Zen saat dikonfirmasi mengatakan ada sekitar 540 sekian masih dalam tahapan pengusulan verifikasi karena Nomor Induk Kependudukan (Nik) bermasalah.

Sehingga dinas Sosial telah mengirimkan sejumlah data tersebut ke Dinas Kependudukan dan Catatan sipil (Dukcapil) untuk dilakukan Verifikasi Nik yang bermasalah tersebut.

Selain itu di tahun 2022 akan di usulkan sebanyak 700 lebih ke PBI APBN, dengan usulan tersebut datanya sementara verifikasi oleh dukcapil.

” Jumlah tambahan data usulan data dari kelurahan sebanyak 1000 lebih yang rencana di usulkan ke Kemensos untuk mendapatkan jaminan sosial untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara Total PBI yang terbaru untuk kota Tidore kepulauan 23.637 sesuai denganmnSK : 161.HUK tenteng penetapan penerima bantuan PBI JK tahun 2021.

Selain itu Mantan Sekretaris Dispora Tikep ini menambahkan, sesuai Surat edaran tertanggal 28 Desember 2021 itu memerintahkan Bupati dan Walt Kota diseluruh Indonesla agar melaksanakan ketentuan Peraturan Menteri nomor 21 tentang persyaratan dan tata cara perubahan data PBI jaminan kesehatan agar bayi yang baru lahir, dimasukan sebagai peserta PBI Jaminan kesehatan.

” Makanya bayi yang baru lahir harus punya NIK dan akta kelahiran,” Ungkapnya.

Selanjutnya, data ini akan diusulkan ke Kemensos agar bisa dimasukan sebagai peserta PBI Jaminan kesehatan.

” Jadi Kemensos itu meminta Bupati dan walikota harus menyampaikan ke Disdukcapil untuk mengurus NIK dan akta kelahiran bagi bayi yang baru lahir agar bisa diusulkan masuk sebagal peserta PBI JK,” jelasnya.

Umar Ikut membenarkan, data nama bayi yang baru lahir dan sudah dimasukan kedalam sistem aplikasi saat ini baru 48 bayi.

Jika 48 bayl yang baru lahir ini sudah memiliki NIK, maka datanya akan diverifikasl dan dilakukan validast kemudian dikirim ke Kemensos.(Oi)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *