Progres jalan nasional saat ini Weda-Sagea di Kabupaten Halteng
HALTENG, BORERO.ID – Ruas Jalan Nasional di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) tidak lagi mengambat atau menjadi kendala para pengendara roda dua maupun empat. Ruas jalan itu selama digenjot oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah II Maluku Utara, Tahun 2021 lalu, dari Weda sampai Sagea rampung dikerjakan.
Kapala BPJN Malut melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Joone Seisi Manus, menyatakan proyek preservasi ruas jalan antara Weda – Sagea, Kabupaten Halteng, Tahun 2021 yang dikerjakan PT. Buli Bangun dengan nilai kontrak sebasar 43.573.070.000 sudah selesai dikerjakan. Sementara untuk Tahun 2022 ini pekerjaan jalan Weda-Sagea tidak ada lagi, lantaran paket kontrak jalan itu sudah bagus.
” Jadi untuk pagu anggaran Tahun 2021 pada pekerjaan jalan Weda-Sagea itu senilai 49 miliar, namun nilai kontraknya senilai 43.573.070.000″ kata PPK BPJN Malut itu melalui via handphone, Rabu (26/1/2022).
Dia menjelaskan bahwa dari puluhan anggaran miliar dalam kontra pekerjaan itu dibagi dalam 4 segmen selama pekerjaan jalan Weda-Sagea. Diantaranya rekonstruksi Jalan senilai 35.403.278.000, kemudian pemeliharaan rutin jalan senilai 531.222.000. Selajutnya pemeliharaan rutin jembatan senilai 481.027.000, rehabilitasi jembatan senilai 6.661.669.000, serta pemeliharaan rutin kondisi senilai 495.873.000.
Proses sebelumnya pekerjaan jalan Weda-Sagea di Kabupaten Halteng (Foto, PPK.2.2 Halteng)
Dia mengungkapkan kontrak pekerjaan pada 4 segmen tersebut sejak Bulan Mei sampai Juni 2021 bukan pada Bulan Januari. Selama pekerjan jalan itu bahkan terdapat kendala, lantaran masuk kawasan industri PT IWIP sehingga trefiknya padat.
“Kendala yang dihadapi 4 segmen itu seperti ruas jalan yang masuk kawasan industri PT. IWIP sehingga trafiknya padat” ungkapnya.
Joone Seisi menegaskan, meskipun selama pekerjaan dari 4 segman itu ada kendala atau keterlambatan pada akhirnya dapat diatasi oleh rekanan sesuai aturan PMK. Dia juga menambahkan bahwa pekerjaan dilakukan kurang lebih selama 7 bulan dimulai dari titik nol.
” Kalau secara normal itu merupakan prestasi dalam pekerjaan, karena 4 segmen dikerjakan selama 7 bulan dengan panjang luas 5 kilo tetapi pekerjaanya 6,2 kilo,” jelasnya mengahiri. (Red/end)