Proyek PLTD Diragukan, DPRD Sula Krosecek ke PLN Ambon

Ketua Komisi III Muhammad Natsir Sangadji saat ditemui media ini di Bandara Emalamo Sanana. (Dok : Karno Pora/Borero.id)

BORERO.ID SANANA – Komisi III DPRD Kepuluan Sula (Kepsul) akan berkunjung ke Kota Ambon, Provinsi Maluku, untuk mengkroscek serta memastikan kebenaran tiga proyek Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Tiga Proyek PLTD ini tersebar di Desa Kaporo, Kecamatan Mangoli Selatan, Desa Pastabulu, Kecamatan Mangoli Utara, dan Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat.  Kebaradan proyek PLTD tersebut diragukan setelah Komisi III DPRD Sula mengecek ke lapangan.

“ Kami baru mengetahui ada proyek PLTD setelah berknjung ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta pada beberapa waktu lalu sebelum puasa,” kata Ketua Komisi III Muhammad Natsir Sangadji saat ditemui media ini di Bandara Emalamo Sanana, Rabu, (13/04/2022).

Natsir mengaku, pihaknya setelah mengecek data di Kementerian saat berada Jakarta tentang proyek PLTD itu kemudian pihaknya balik untuk turun ke lokasi di Pulau Mangoli namun tidak ditemukan barangnya.  Padahal data dari Kementarian ESDM terdapat 90 titik PLTD di seluruh Indonesia, dan Kepuluan Sula terdapat tiga titik yang tersebar pada tiga Desa di Pulau Mangoli. “Sesuai hasil ceklis di kementerian ESDM, seperti PLTD di Desa Kaporo sudah difungsikan atau suda dinyalakan, namun ketika kami turun melakukan investigasi dilapangan tidak ada PLTD itu” ungkapnya.

Karena itu, komisi III DPRD Kepsul berangkat ke Kota Ambon guna memastikan kebenaran tiga PLTD itu ke pihak PLN di wilayah Maluku Ambon. “ Apakah mesin diesel itu sudah dijual atau memang sudah digunakan untuk hal lain,” tanya Natsir.

Menurut dia, kunjungan atau koordinasi ke pihak PLN Wilayah Ambon agar mengetahui secara persis tentang persolan PLN di Kepuluan Sula lantaran sudah beberapa hari ini masyarakat berbuka puasa maupun bangun sahur dalam kegalapan akibat lampu PLN Sula sering padam.

Natsir menambahkan, kepastian agenda ke Ambon ada dua agenda,  pertama mengecek langsung ke PLN wilayah Ambon terkait tiga PLTD itu di Pulau Mangoli.  Kedua, berkordinasi dengan pihak PLN Wilayah Ambon untuk bisa menambahkan mesin PLN satu lagi, ataukah mungkin ada cara lain untuk memastikan PLN di Sula ini tidak ganguan lagi.

“ Kerana informasi PLN di Sula ini, mesin PLN nya ada enam unit. Namun dimiliki PLN itu hanya satu dan lima lainnya itu punya kontraktor dari Makasar. Hal ini juga kami  tanyakan ke pihak PLN Wilayah Ambon,” tandasnya. (Red/Ano)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *