BORERO.ID TIDORE – Ketua Dewan Kehormatan Partai Golongan Karya (Golkar) Akbar Tandjung bersama istri dan rombongan berkunjung ke kadaton Kesultanan Tidore baru-baru ini. Akbar bersama rombongan diterima Sultan Tidore H. Husain Sjah dan langsung melakukan pertemuan tatap muka bersama perangkat adat Kesultanan Tidore.
Sultan Tidore dalam kesempatan tersebut menyampaikan, sejarah kesultanan Tidore mulai dari sebelum Islam masuk hingga Kesultanan Tidore menjadi Islam. H. Husain Syah juga menceritakan terkait dengan wilayah kekuasaan kesultanan Tidore mulai dari Maluku hingga Papua bahkan hingga kepulauan Solomon. ” Para leluhur kami menyampaikan kepada kami untuk menjaga Negeri NKRI ini jika orang Indonesia mengatakan NKRI harga mati, maka kami orang Maluku Utara sudah mati berulang-ulang untuk NKRI,” Kata Sultan Tidore dihadapan Akbar Tandjung.
Sementara petinggi Partai Golkar dalam kesempatan pertemuan itu mengatakan bahwa bagi partai Golkar ingin memenangkan Pemilu pada Tahun 2024 nanti. Karna itu, Akbar mengaku membutuhkan pemimpin yang betul peduli terhadap daerah Maluku Utara (Malut). ” Partai Golkar akan mengusulkan orang yang benar benar peduli dengan Malut . Tentunya partai Golkar punya kepentingan dalam rangka untuk pemilihan Gubernur Malut, dan kami yakini pemimpin itu membawa kemajuan,” ucapnya saat diwawancarai.
Akbar menilai Sultan Tidore Sultan Husain Sjah, selain menjadi Sultan juga merupakan seorang tokoh, seorang pemimpin di Maluku Utara yang menginginkan kemajuan daerah. ” Maka wajar dan pantas beliau menjadi kepala daerah, dan untuk memastikan beliau menjadi kepala daerah tentu saja kami dari partai Golkar juga akan menilai itu, ” ujarnya.
Akbar mengaku, dirinya akan berbicara dengan Ketua Umum Erlangga Hertanto dan akan diputuskan melalui forum di DPP Partai Golkar.
” Saya akan diskusikan dengan saudara Erlangga tentang beliau benar menjadi gubernur Malut, karena beliau mempunyai perhatian besar bagi kemajuan Malut. Finalnya nanti akan disampaikan satu forum di DPP partai Golkar,” janjinya seraya menambahkan bahwa dirinya juga akan memperjuangkan almarhum Sultan Zainal Abidin Sjah untuk menjadi pahlawan Nasional. (Red/poel)



