Antisipasi Pedagang Tempati Anjungan Kampung Makasar

Wakil ketua komisi III DPRD Kota Ternate, Hi.Fachri Badar (Dok : Gandi/borero.id)

BORERO.ID TERNATE – DPRD Kota Ternate meminta intansi teknis terkait dapat mengantisipasi serta mengatur sebaik mungkin para pedagang yang nantinya menempati lapak kuliner di anjungan Kampung Makassar Timur, Kecamatan Ternate Tengah.

” Jadi kita harapkan Pemkot agar sebelum ditempati, para pedagang bisa ditertibkan sebaik mungkin. Jangan sampai lapak begitu bagus, ada pedagang lain tidak kebagian kemudian ngotot, dan kembali berjualan diatas taman yang dapat menganggu arus lalu lintas,” kata Wakil ketua komisi III DPRD Kota Ternate, Hi.Fachri Badar,  Kamis (2/2/2023).

Fachri menuturkan, berdasarkan data jumlah pedagang yang telah menandatangani surat pernyataan sebanyak 32 pedagang. Dimana, jumlah lapak telah selesai dibangun sebanyak 32 lapak dari 8 bangunan.

” Jadi per bangunan itu ada 4 lapak. Untuk itu,  perlu ada langkah antisipasi jangan sampai kemudian ada permasalahan lagi di lapangan,” ujarnya.

Proyek anjungan kampung Makassar Timur lanjut dia, dalam tahun ini kembali ada alokasi anggaran sebesar Rp 3 miliar melalui hibah bank dunia. Dimana, proyek penataan kawasan kuliner yang masuk program penataan kawasan kumuh tersebut berdayakan nilai kontrak semula Rp 19 miliar sekian.

” Kemudian ditambah adendum biaya sehingga menjadi Rp 23 miliar,” kata Fachri. (Gan)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *