BORERO.ID SULA — Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Maluku Utara menggelar workshop program Desa Pangan Aman di aula Istana Daerah (Isda) Kabupaten Kepulauan Sula, Kamis 16 November 2023.
Workshop ini menghadirkan Kepala Desa Fogi, Pastina, dan Kepala Desa Baleha, serta melibatkan beberapa sekolah.
Kepada media usai workshop, Kepala Sub Bagian Tata Usaha BPOM Muhazir S.Panti mengatakan program Desa Pangan Aman diinisiasi BPOM ini sudah berlangsung sejak tahun 2022 kamrin. Dan pada tahun 2023 ini terdapat dua Kabupaten/Kota yaitu Kota Ternate dan Kabupaten Kepulauan Sula. ” Untuk Kepulauan Sula yang dapat jatah ada tiga desa, yakni Desa Fogi, Pastina dan Baleha,” katanya.
Program Desa Pangan Aman ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya berakhir di workshop, akan tetapi perlu dilakukan monitoring dan evaluasi di tingkat daerah agar mengetahui ada kemajuan atau tidak dalam program tersebut.
” Jadi desa sudah di intervensi ini nanti di 2024 kita akan tetap melakukan monitoring dan evaluasi di ketiga desa itu, paling tidak bahwa yang telah kita laksanakan dalam satu tahun di 2023 ini tidak jalan di tempat,” ujarnya
Menurut Muhazir, program Desa Pangan Aman di setiap Desa itu terdapat sudah terbentuk kader, mereka itulah yang nanti diharapkan sebagai jembatan atau penyambung lidah BPOM untuk menyampaikan pesan keamanan pangan. Paling diharapkan adalah kedepan masyarakat sudah terjaga konsumsi pangan aman di setiap Desa.
” Terutama diharapkan untuk generasi-generasi akan datang, misalnya anak cucu kita sudah terjaga pola konsumsi pangannya, Insyaallah mereka akan tumbuh menjadi generasi lebih baik,” tandasnya. (*)
Penulis* : Karno Pora
Editor : Sandin Ar


