Kontrol Pekerjaan, PUPR Ternate “Berkantor” di Lapangan

Kepala Dinas PUPR Kota Ternate Rus'an M Nur Taib beserta jajaranya saat memantau langsung pekerjaan hotmix ruas jalan Melati-Kalumata (Dok : borero.id)

BORERO.ID TERNATEBeberapa minggu belakangan ini kepala Dinas PUPR Kota Ternate Rus’an M. Nur Taib bersama Seketarisnya Muhlis Mohammad, didampingi sejumlah Kapala Bidang (Kabid) intens  ke lapangan ketimbang harus duduk di kantor.

Monitoring ke lapangan untuk memastikan sejumlah pekerjaan sesuai rencana seperti pekerjaan pelabuhan Pulau Hiri di Sulamdaha, pekerjaan jalan disertai drainase di Kelurahan Faudu Pulau Hiri,  pekerjaan talud, sanitasi, dan air bersih di sejumlah Kelurahan Pulau Hiri, hingga bergeser ke Pulau Moti tak luput dikontrol Dinas PUPR Kota Ternate. Intensitas Rus’aan-Muhlis bersama para Kabid ini seperti berkantor di lapangan. Tujuannya hanya memastikan semua pekerjaan itu berjalan sesuai target yang telah direncanakan.

Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an saat ditemui ditengah pekerjaan hotmix ruas jalan Melati Tanah Tinggi – Kalumata mengatakan, monitoring  pekerjaan jalan khususnya beberapa titik di Kota Ternate ini ditargetkan satu minggu. Meski demikian tergantung kondisi cuaca di lapangan. “ Pekerjaaan hotmix ruas jalan melati-kalumata saat ini baru capai 35 persen. Muda-mudahan tak ada gangguan cuaca sehingga pekerjaan bisa selesai sesuai target,” katanya siang, Rabu 14 September 2022.

Paket pekerjaan jalan hotmix tersebut bagian dari penganggaran DAK 2022 dengan 8 aitem pekerjaan termasuk ruas jalan Melati-Kalumata. “Jika telah selasai, selajutnya kita pindah  ke ruas Kalumata-Gambesi,”ujarnya.

Sehari Kadis PUPR bersama jajaran mengontrol pekerjaan area rusunawa Kejati di kelurahan kalumata, dan perbaikan talud di pantai kelurahan tafure. (Dok : borero.id)

Rus’an mengaku, sebelum memantau ruas Melati-Kalumata pihaknya lebih dulu meninjau salah satu pekerjaan jalan area rusunawa Kejati Malut di Kelurahan Kalumata yang sudah 100 persen dikerjakan. Selain itu, pekerjaan perbaikan talud di Kelurahan Tafure setelah dimonitoring ke lapangan, progres pekerjaan sudah mencapai 50 persen dari nilai anggaran Rp 95 juta.

“ Untuk talud di tafure dipastikan satu minggu kedepan pekerjaan sudah selesai. Kami juga merencanakan tahun 2023 nanti diusulkan ke DPRD soal perbaikan jalan,” jelasnya. (Tim/Red)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *