BORERO.ID SANANA– Kualitas Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kepulauan Sula ditingkatkan agar pelayanan kesehatan kepada masyarkat lebih baik. Hal ini dilakukan dengan menggelar pelatihan penanganan kegawatdaruratan ” Maternal dan Neonatal “. Kegiatan ini berlangsung di Aula Istana Daerah Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Kamis (2/3/2023).
Ketua IBI Kepulauan Sula, Suaina Umabaihi, mengaku pelatihan penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal ini dapat membuat bidan-bidan dapat meningkatkan mutu keterampilan kompetensi pelayanan kebidanan terhadap ibu, bayi, maupun keluarga berencana.
Selain itu, kesehatan reproduksi dalam percepatan penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi, beserta pencegahan stunting di Kepulauan Sula. Suaina berharap, setelah melalui pelatihan ini para bidan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. ” Semoga ke depan bidan-bidan di Sula mampu meningkatkan mutu pelayanan, keterampilan, dan kompetensi bidan. Sehingga dapat memberikan pelayanan kebidanan yang lebih berkualitas,” harap Suaina.
Ketua IBI Maluku Utara, Hj. Rosdiana Turuy menyebutkan, kegiatan pelatihan penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal dilakukan selama tiga hari.
” Jadi, hari ini dan besok, kami berikan teori. Kemudian hari ke tiga, kami full praktek Bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada IBI Kepulauan Sula,” katanya.
” Supaya kedepan menjadi lebih baik dari hari ini. Mereka akan dibekali dengan praktek terbaik, supaya bisa diaplikasikan di tempat tugas masing-masing seperti di puskesmas maupun di rumah sakit,” sambung Rosdiana. (Ano)


