TIDORE  

Sempat Tertunda, Infastruktur di Tidore Bakal Selesai Tepat Waktu

Pembangunan infrastruktur di Kota Tidore yang sempat dihentikan , sejak tanggal 20 November 2022 karena jadwal yang mepet dengan event Sail, kini mulai dilanjutkan (Dok : borero.id)

BORERO.ID TIDORE– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, kembali melanjutkan pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kota Tidore Kepulauan. Sebelumnya, pembangunan infrastruktur Sail Tidore harus dihentikan sementara waktu, sejak tanggal 20 November 2022 karena jadwal yang mepet dengan event Sail.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Nanti H. Lumbantobing menjelaskan, pekerjaan akan kembali dilaksnakan karena Event Sail Tidore telah selesai. “Kami dari BPJN Malut terkhusus PPK 2.4 sudah mulai bekerja, yang pertama di Tugunufa yang kemarin masih ada lanjutan ke arah pasar terus kemudian ke arah pom bensin nanti kami kerjakan, kami tuntaskan. Terus begitu juga lapangan upacara kemarin ada beberapa buah paving block yang rusak nanti kami ganti untuk menyempurnakan kembali,” kata Tobing, Rabu (30/11/2022).

Sementara untuk sejumlah item pekerjaan sarana pendukung Sail Tidore sebelumnya sudah selesai dibangun seperti longsoran, Rehab jalan mayor lingkar pulau Tidore dan 8 jembatan. “Untuk lanjutan yang Rum kami lanjutkan lagi mulai besok begitu juga di Soasio, trotoar arah pasar Sarimalaha, pekerjaan pengaspalan (rehab minor) akan dilanjutkan termasuk nanti permintaan dari Wali Kota untuk kami kerjakan trotoar disamping Kantor Walikota, sekitar 400 meter untuk memperindah Kota disamping mendungkung Sail Tidore,” jelasnya.

Baca juga : H-2, Sarana Pendukung Sail Tidore Capai Progres

Lanjut Tobing menjelaskan, terdapat 4 item pekerjaan pembangunan sarana infrastruktur Sail Tidore yang akan berakhir di tanggal 31 Desembar 2022 sesuai kontrak kerja. Dengan waktu yang tersisa, PPK 2.4 optimes pekerjaan akan selesai tepat waktu.

“Kami akan pakai waktu yang sebulan ini untuk memaksimalkan pekerjaan. Kalupun juga terlambat nanti kami akan berlakukan denda satu per mil sehari. Progres sekarang sudah mencapaj 50 persen, kami akan pacu dan memang kemarin ada terbuang waktu 4-5 hari pelaksanaan Sail Tidore itu kami tidak bisa kerja cuman kami coba untuk lembur malam tapi mungkin belum terlalu efektif,” ucapnya.

Tobing juga mengucapkan rasa terimakasihnya atas dukungan seluruh pihak yang mendukung BPJN Malut menyediakan sarana infrastruktur Sail Tidore, sehingga Even Sail Tidore ke 12 itu bisa berlansung lancar dan meriah.

“BPJN Malut Khususnya PPK 2.4 mengucapkan banyak terimakasih teman-teman dari Pemprov, Pemda Tikep Pak Wali, Pak wakil dan jajarannya termasuk Ciptakarya, Balai Sungai dan semua kami ucapkan terimasih banyak. Jadi harapan kami kedepan itu supaya kami saling mendukung untuk bekerja lagi kedepan untuk memajukan Maluku Utara umumnya Tidore khususnya,”

“Selama pelaksanaan Sail dari tanggal 24-29 itu berjalan lancar, mantap tidak ada keluhan masyarakat yang saya antisipasi dari keluhan masyarakat semua lancar, kendaraan juga lancar masyarakat juga menikmati saya lihat, dan pentingnya lagi tidak ada kecelakaan lalu lintas sama sekali,” pungkasnya. (Red)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *