Wabup Bicara Pemekaran Pulau Mangoli

Wakil Bupati Kepuluan Sula, M Sale Marasabesy (Dok : karno pora)

BORERO.ID SANANA – Wakil Bupati Kepuluan Sula, M Sale Marasabesy, angkat bicara atas wacana tentang pemakaran Pulau Mangoli. M Sale mengaku, Pulau Mangoli dalam pembahasan sudah masuk urutan pertama dari beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku Utara.

Menurut dia, dukungan atas pemakaran itu telah dibahas dalam rapat bersama Direktur Penataan Wilayah Kemendagri Republik Indonesia beberapa bulan kemarin, bahkan sejak tahun 2016 telah dibahas.

Dalam rapat tersebut pembahasan mengarah pada tindaklanjut dari kelengkapan dokumen terkait Kabupaten pemakaran Mangoli Raya, yang sudah tercatat dalam registrasi Kemendagri sebagai usulan Daerah Otonomi Baru (DOB). ” Tinggal sekarang kita benahi data datanya,yang paling inti itu adalah jumlah penduduk harus ditelesuri secepatnya agar kita bisa tahu berapa banyak jumlah penduduk yang ada sekarang,” kata Wabup beberapa waktu lalu.

Baca jugaPulau Mangoli Didorong Jadi Kabupaten Mangoli Raya

Dikatakan bahwa penulusuran jumlah penduduk yang masuk secara spontan di Kabupaten cukup banyak, tapi sampai saat belum ada data valid dari dinas terkait. Selain itu, belum dilakukan perekaman secara maksimal di bandingkan dengan daerah lain  ” Di daerah lain saja kalau orang masuk bekerja harus pindah domisili, jangan kan enam bulan. baru masuk kerja saja suda wajib mempunyai KTP domisili di tempat itu,” ujarnya.

Sedangkan di Kabupaten Sula belum mencapai pada tingkatan itu sehingga dalam waktu dekat M Saleh berjanji segara memanggil pihak Dukcapil untuk membahasnya.

” hal ini juga berkaitan dengan kita punya dana DAU. Karena DAU besar kecilnya tergantung juga dari jumlah penduduk, luas wilayah, potensi, dan lainnya. jadi kalau untuk pulau mangoli saya kira suda masuk. Tinggal grend desain dibuka persyaratan kita penuhi,” kata Wabup optimis. (Ano)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *