BORERO.ID,- Datang dalam rangka perjalanan 500 tahun mengenang napaktilas perjalanan Magelan Deelcano Dubes Spanyol Jose Maria Matres Manso dan Gubernur Malut KH Abdul Gani Kasuba, namun keduanya dikukuhkan sebagai warga kehormatan dan sesepuh masyarakat kelurahan Tomalou, Tidore Kepulauan, Maluku Utara.
Bukan hanya itu saja, keduanya juga diabadikan nama mereka sebagai nama jalan di kelurahan tersebut. Nama keduanya dipakai sebagai nama jalan tepatnya di jalan yang dibangun masyarakat secara swadaya di kelurahan tomalou. Pengukuhan sendiri dilakukan secara resmi oleh Kepala Kelurahan Tomalou, Ishak Lukman yang didampingi sesepuh delapan marga besar di Tomalou, serta disaksikan langsung ratusan masyarakat tomalou yang hadir.
Ketua Pamuda Tomalou, Abdullah Dahlan yang dalam sambutanya menyampaikan ungkapan terimakasih yang mendalam kepada Dubes Spanyol, Kedubes Portugal, dan rombongan yang hadir di kelurahan tomalou. Ketua KPU Tidore Kepulauan itu juga menyampaikan harapan besar masyarajat tomalou, agar kedatangan dubes spanyol ini sekiranya dapat dilakukan kerjasama dengan Spanyol di bidang Ekonomi, Perikanan Budidaya, Olahraga, dan Beasiswa, serta pertukaran pemuda lintas negara.”Kami sangat berharap, agar kedatangan dubes ini selain bersilaturahmi juga dapat membangun dan menjalin kerjasama baik di tidore maupun tomalou pada khususnya,”harap Abdullah.
Sementara itu, Wali Kota Tikep, Capt Ali Ibrahim juga mengapresiasi masyarakat tomalou yang telah sukses melakukan krgiatan pengukuhan kedua tokoh itu. Ali berharap agar kedatangan dubes ini juga dapat membawa dampak positif bagi masyarakat kota tidore kepulauan, setidaknya ada kerjasama dari segi ekonomi maupun hal lainya. Ali bahkan mengaku, apa yang menjadi harapan besar masyarakat tomalou malam itu, dirinya berjanji akan mengawal sekaligus memfasilitasinya.
Gubernur Maliku Utara, KH Abdul Gani Kasuba dalam sambutanya juga berharap halbyang sama. Gubernur juga merasa terharu dan bangga dinobatkan sebagai sesepuh masyarakat Kelurahan Tomalou. Gubernur sangat berharap, agar pilkada yang telah usai, masyarakat bersama dengan pemerintah mamou saling bahu membahu dalam menjaga silaturahmi sekaligus membangun daerah kedepan lebih baik lagi.
Sementara, Dubes Spanyol Jose Maria Matres Manso dalam sambutannya mengaku sangat terharu atas apa yang dilakukan oleh masrakat Tomalou kepadanya malam itu.”Saya tidak akan lupa, saya akan membawa nama Tomalou dan Tidore di manapun saya berada dan apa yang menjadi harapan masyarakat akan segera saya realisasi,”imbuhnya.
Dubes bahkan berjanji bahwa akan memberikan beasiswa kepada anak-anak muda kelurahan tomalou untuk dapat berlatih sepak bola di spanyol. Dirinya mengaku tetap akan memprioritas beasiswa itu kepada masyarakat setempat, sebab ada beasiswa tersebut.”Ada kuota untuk beasiswa ini, saya berjanji akan membawa anak muda disini baik di tidore maupun tomalou untuk berlatih sepak bola di spanyol, disini juga ada dibes dari portugal tentu dia juga hobi sepak bola, setidaknya masyarakat juga bisa belajar ke portugal untuk sepak bola,”tandasnya.
Selain itu, dirinya juga mengaku ada kerjasama Spanyol dan Tidore 500 tahun yang lalu ditandai dengan datangnya kapal Latih Juan Sebastian de Elcano selama dua hari di Tidore.
Sekedar diketahui, pada akhir acara masyarakat Tomalou, menyerahkan replika kapal Elcano sebagai cindera mata. Sekaligus ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda telah menjadi warga Tomalou, Maluku Utara oleh Dubes Spanyol. Acara tersebut juga, masyarakat tomalou juga menyerahkan buku karangan Dr. Marwan Polisiri yang berjudul Sang Nakhoda yang diserahkan ke Wali Kota Tikep Capt. Ali Ibrahim, Sang Pendakwa diserahkan ke Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba serta Anak Pinggiran diserahkan ke Wakil Wali Kota Tikep, Muhammad Sinen.(Lee).


