Aspirasi Warga, Fisipra Mendominasi di Ternate Selatan

Kantor Kecamatan Ternate Selatan, inzert : kepala seksi Sukriyanti (Dok : haerun/borero.id)

BORERO.ID TERNATEMusyarawah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Kota Ternate yang dibuka Walikota Ternate M Tauhid Soleman pada Februari 2022 lalu. Pasca itu, banyak aspirasi warga terutama di wilayah Kecamatan Ternate Selatan paling didominasi adalah terkait aspirasi kegiatan fisik dan sarana prasarana (Fisipra).

Camat Ternate Selatan Anang Irianto melalui salah satu kepala seksi, Sukriyanti menyatakan, aspirasi warga yang sebelumnya berawal dari musrenbang tingkat Kelurahan telah ditindaklanjuti hingga pada musrenbang tingkat Kota.

Dalam kegiatan musrenbang itu semua keperluan warga terdiri paling utama yakni Fisipra, Ekonomi, dan Sosial Budaya. Permintaan warga dari Fisipra itu sekitar 80 persen. Seperti kegiatan fisik yakni jalan, talud, pagar kuburan, drainase atau got, lampu jalan maupun jalan setapak yang sudah hancur. Kebutuh ini paling mendasar yang rata-rata diajukan oleh warga, di sejumlah Kelurahan Ternate Selatan. Selain itu masalah sampah dan air hampir semua menjadi keluhan warga di sejumlah Kelurahan Ternate Selatan.  Namun pada prinsipnya Pemerintah Kota Ternate tetap berupaya mengatasinya atau memanilisir sampah yang ada. Karena rencanna ada pengadaan angkutan sampah dari pemkot yakni sebanyak 50 unit caisar atau viar yang dibagikan ke tiga kecamatan, Selatan, Tengah, dan Utara.

” Untuk kendala bagi Kecamatan Ternate Selatan sejuah ini soal aspira warga  yang nantinya semoga semua dapat diakomodir, ” katanya kepada borero.id, Kamis (31/3/2022).

Sukriyanti  menambahkan, selain itu juga dari sisi ekonomi Pemkot saat ini berupaya mendorong penguatan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat. Begitu juga dengan sosial budaya dari masyarakat yang semoga semua di akomodir dari pemerintah kota setaalh adanya musrembang tingkat kecamatan.

“ Di kecamatan Ternate ini sekitar 17 kelurahan itu sangat urgen membutuhkan perhatian aspek Fisipra yang harus di prioritaskan untuk mendukung program Wali Kota Ternate yakni Ternate Andalan,” jelasnya.

Diketahui, Walikota Ternate M Tauhid Soleman melalui Kepala Bapelitbangda Rizal Marsaoly mengaku, pemda akan mengakomidir seluruh usulan yang disampaikan pada Musrenmbang kecamatan. Tahapan Musrembang ini mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, tingkat kota hingga nasional. “ Untuk di daerah, misalnya, pada tingkat kelurahan, sebagian besar mengusulkan kebutuhan pembangunan infrastruktur. Karena itu, lewat Musrembang ini paling tidak 70-80 persen bisa terakomodir,” katanya.

Rizal meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperhatikan usulan yang disampaikan dalam Musrenbang kelurahan dan kecamatan agar bisa diprioritaskan yang dibutuhkan. “Asas urgen itu yang harus dilihat. Oleh sebab itu, kami berharap dalam Musrenbang ini bisa dimanfaatkan oleh delegasi kelurahan yang hadir. Dan setiap OPD dapat menyesuaikan pada tahun 2023,” ujarnya.

Dengan begitu, tambah Rizal, apa yang menjadi janji Wali Kota Ternate dan Wakil Wali Kota Ternate saat kampanye bisa terwakili dalam RPJMD. Karena itu ada tahapan kompilasi, untuk menyelaraskan perencanaan Musrembang Kecamatan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Ternate, tahun 2023. (Red/mg)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *