AHY Buka Muscab, Begini Sikap Partai Demokrat Malut

Muscab partai demokrat resmi digelar di sahid bella ternate. (Dok : karno pora/borero.id)

BORERO.ID TERNATE – Musyawarah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Se-Kabupaten/Kota yang diselenggarakan DPD partai Demokrat Provinsi Maluku Utara (Malut) resmi dibuka di Sahid Bella Hotel Ternate, Senin (16/05/2022).

Musyawarah Cabang Partai Demokrat ini dengan mengakat tema, “Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit,” bersamaan dengan Provinsi Yogyakarta lewat video zoom atau virtual yang dibuka langsung ketua umum partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY dalam sambutannya mengatakan bahwa pentingnya menjaga kebersamaan dalam membangun komunikasi di setiap anggota partai mulai dari DPP, DPD, DPC  PAC dan anak ranting partai Demokrat. ” Mari kita jadi kegiatan musyawarah cabang ini sebagai momentum buat kita semua untuk melakukan konsolidasi, organisasi harmonisasi, sekaligus rekonsiliasi. Kita semua harus mempersiapkan diri untuk memenangkan  pemilihan DPRD RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/ kota karena waktu pemilihan tidak lama lagi,” kata AHY lewat video zoom tersebut.

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Malut M. Rahmi Husen, mengawali  sambutannya memberi  hormat kepada ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono, Sekjen kepala BPOKK DPP Partai Demokrat, dan jajaran pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Malut. Dikatakan Rahmi, musyawarah cabang adalah from musyawarah partai dalam mengambil keputusan yang bersifat starategis di tingkat Kabupaten/kota. Ia berharap agenda musyawarah ini dijadikan sebagai bagian dari sistem demokrasi yang dihadiri 10 DPC sebagai peserta musyawarah.

Karena itu, demi menata dan mengorganisir seluruh kekuatan politik partai Demokrat harus membangun kekuatan baru dan mengembalikan kejayaan basis riil di semua  DPC yang ada di Kabupaten/Kota  Provinsi Malut.  ” InsyaAllah kemenangan kita bisa raih dengan bekerja keras, kerja cerdas, disiplin dan masif bergerak. Maluku Utara akan menjadi basis Demokrat untuk memenangkan AHY sebagai presiden. ujar Rahmi penuh optimis.

Sekedar diketahui bahwa, 10 DPC yang ada di Kabupaten/Kota  dalam musyawarah itu terdapat delapan 8 DPC digelar secara aklamasi, karena tidak ada dua calon kandidat atau hanya ada kandidat tunggal. Sementara tersisa 2 DPC yakni Kabupaten Sula dan Kota Ternate bakal berlanjut ditingkat DPP untuk dilakukan tes fit and  proper test atau uji kelayakan seorang pemimpin. 

Hal tersebut bukan karena satu bakal calon DPC  mendapat dukungan dari 7 atau 9  PAC lantas dinyatakan menang. Justru sebaliknya  mendapat dukungan dari 3 PAC atau 20 persen saja, itu sudah menjadi persyaratan lolos verifikasi berkas di tingkat DPD. Dan selanjutnya bakal diuji langsung ketua umum partai Demokrat di Jakarta nanti. (Red/Ano)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *