Diduga Aniaya Istri, RL Kabur Lewat Pagar Mapolres Ternate

IL saat diwancarai di halaman Mapolres Ternate usai melaporkan RL (Dok : Borero.id)

Wajah saya juga sebelumnya dipukul hingga bengkak di pipi kiri dan kanan. Ini semua sudah saya visum dan sudah saya laporkan secara resmi ke Polres Ternate

BORERO.ID TERNATE – Oknum anggota DPRD Kota Ternate yang juga ketua fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berinsial RL, diduga terlibat kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kepada istrinya, IL. 

RL usai dilaporkan istri sahnya ke Senteral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) pada Selasa (2/8/2022) sore hari, tiba-tiba keluar dari ruangan SPKT bukan melalui pintu utama justru kabur lawat pagar belakang SPKT Mapolres Ternate 

Tindakan ketua Frakasi PKB di DPRD Kota Ternate ini lewat pagar utama belakang Mapolres diduga ingin menghindari sejumlah wartawan untuk diwawancarai. Sebab, RL diketahui mengenakan switer warna merah ditunggu wartawan sekian jam di halaman kantor Mapolres Ternate justru kabur secara diam-diam. 

IL kepada wartawan mengatakan, kedatangannya untuk melaporkan perbuatan suaminya (RL) yang juga ketua fraksi PKB DPRD kota Ternate atas dugaan kekerasan atas pemicu RL memiliki wanita simpanan. Laporan KDRT secara resmi itu, dia ajukan dengan harapan diproses sesuai hukum tertanggal 2 Agustus 2022 bernomor Polisi: LP/VIII/2022. ” Ini karena sudah berulang kali,” ungkapnya. Perbuatan RL kepada istrinya ini, sebelumnya mengalami kekerasan yang sama dan di laporkan ke SPKT Polres Ternate, 30 Juli 2023 lalu. Namun dimediasi secara kekeluargaan hingga tidak berlanjut untuk diproses. “Proses mediasi selesai, tapi suami saya tidak lagi kembali ke rumah melainkan pergi ke wanita simpanannya di indekos kelurahan Tobona, Ternate Selatan,” ujarnya.

IL menceritakan, dari situ dia kemudian berinsiatif bersama adiknya mencari RL di indekos Kelurahan Tabona dan melihat RL yang tak lain suami sahnya itu berada di lantai II dengan posisi tidak menggunakan bajubersandar di pagar lantai II. Sementara wanita simpanannya hanya menggunakan daster. Lantaran ketahuan RL bersama wanita simpanannya itu diduga langsung kabur menggunakan mobil Dinas DPRD dengan nomor polisi DG 1383 KT.

“Dia (RL) hendak mengangkat barang-barang di kosan selingkuhannya dengan mobil dinas. Tapi mereka mampir di Tanah Tinggi tambah ban angin mobil. Saat itu, saya tegur dia sambil berpegangan di kaca mobil, tapi dia malah injak gas langsung saya terseret dan jatuh,” ungkapnya lagi.

Atas ulah suaminya tersebut membuat Itin mengalami luka di lutut dan lebam di tangan. “Wajah saya juga sebelumnya dipukul hingga bengkak di pipi kiri dan kanan. Ini semua sudah saya visum dan sudah saya laporkan secara resmi ke Polres Ternate,” jelasnya.

Ia menyatakan, laporan polisi dibuat ini merupakan kedua kalinya. Karena laporan yang pertama berakhir dengan membuat surat pernyataan bahwa suaminya tidak akan mengulangi dugaan perselingkuhan yang dilakukan tersebut. “Laporan kedua ini saya tidak mau damai, karena sudah berulang kali. Juga dia dengan simpanannya ini sudah berhubungan lama. Itu dari bulan puasa saya kedapatan pertama kali dengan perempuan yang sama,” tambah IL.

Laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT ini oleh Kapolres Ternate AKBP Andik Purnomo Sigit melalui Kasi Humas, Ipda Wahyuddin membenarkan laporan tersebut. “Laporan yang masuk ke SPKT ini adalah laporan terkait KDRT. Selanjutnya masih akan dipelajari oleh Penyidik,” jelas Wahyuddin. (Red)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *