BORERO.ID SPORT— Usai melakoni laga final liga 3 putaran Provinsi Maluku Utara, pengurus Persega memberi apresiasi kepada pelatih Rahmat Rivai dan pemain. Apresiasi ini lantaran sepanjang sejarah, Persega salah satu club asal Kecamatan Galela ini mampu bersaing di liga 3 hingga finish sebagai runner-up atau juara dua.
Sekertaris umum Persega, Hasan Tarate, usai pertandingan langsung memberi apresiasi serta motivasi kepada pelatih dan pemain pasca berjuang mengharumkan nama Persega. Menurut dia, capaian sebagai runner-up liga 3 Maluku Utara memicu motivasi bagi jajaran pengurus. Hasil tersebut bakal menjadi modal untuk persiapan liga 3 di bulan Oktober 2023.
” Sekali lagi, terima kasih kepada pelatih dan pemain. Selanjutnya pengurus akan rapat membahas persiapan liga selanjutnya serta pembahasan agenda penjemputan di galela dilakukan atau tidak,” kata Hasan saat memberi arahan kepada pemain usai bertanding lawan Morotai United di basecamp Persega, Selasa (21/2/2023). Kesempatan yang sama dari ketua harian Persega Arif Risaldi, juga memberi apresiasi kepada skuad tim. “Kalian (skuad tim) telah menunjukan prestasi yang luar biasa karena Persega mampu menciptakan sejarah sampai finish sebagi juara dua. Ini bukan akhir, namun awal perjalanan Persega, maka teruslah berlatih,” ujar Arif yang juga Camat Galela Selatan ini.
Baca juga : Berstatus Club Kecamatan Persega Bikin Sejarah di Liga 3
Sementara menejer Persega, Mirzan Salim, mengaku capaian Persega karena berawal dari kokampakan tim beserta pengurus sehingga sampai pada titik final dan keluar sebagai juara liga 3 Maluku Utara. Menurut dia, perjalanan Persega kurang lebih 20 tahun bukan perkara biasa. Justru pencapaian prestasi runner-up di liga 3 itu merupakan sejarah baru bagi Persega.
” Untuk itu, jika ada kekurangan dari kami sebagai pengurus meminta maaf kepada semua pemain. Terlebih lagi, apresiasi kepada pelatih karena mampu mengantarkan persega pada titik ini meski sebatas club di kecamatan tapi mampu bersaing,” kata Mirzan. (Red)


