BORERO.ID SPORT– Persatuan Sepakbola Galela (Persega) meski berstatus club Kecamatan Galela di Kabupaten Halmahera Utara, namun perlahan-lahan menunjukan prestasi. Persega kini membuat sejarah baru usai tampil sebagai juara dua atau runner-up di liga 3 Putaran Provinsi Maluku Utara, Selasa 21 Februari 2023.
Club tertua yang didirikan sekitar tahun 70-an ini, sebelumnya hanya bersaing di turnament antar kampung bahkan nyaris nama Persega tenggelam di mata pencinta sepakbola. Persega, baru mulai bangkit pada beberapa tahun kemarin dibawah komando Saifuddin Djuba selaku ketua umum dan Hasan Tarate selaku sekertaris umum. Persega mulai berbenah, menyiapkan misi pengembangan sepakbola untuk membidik prestasi.
Kepungurusan itu lantas dibuat kompetisi jenjang usia disiapkan hingga persiapan mengekuti kompetisi Piala Soeratin U-17 dan U-15, serta liga 3 Maluku Utara Tahun 2021. Alhasil, Persega mulai mengekuti Piala Soeratin U-17 dan Liga 3 Maluku Utara 2021 yang digelar di Kabupaten Pulau Morotai. “ Waktu itu, piala Soeratin hanya finish di babak seminfinal, sementara liga 3 hanya sampai di babak penyisihan,” kata Sekum Persega Hasan Tarate usai laga babak final di lapangan Gelora Kieraha Ternate, Selasa (21/2/2023).
Meski finish sebagai runner-up liga 3 Putaran Provinsi Maluku Utara, namun jajaran pengurus sudah bersyukur Persega mampu mencapai pada titik tersebut. Sebuah Prestasi yang diraih bagi sebuah club berstatus hanya sekelas Kecamatan tapi mampu bersaing dengan club-club Kabupaten/Kota. Prestasi ini, kata Hasan, merupakan sejarah baru bagi kebangkitan Persega untuk lebih matang mempersiapkan skuad tim pada kompetisi liga 3 mendatang di bulan Oktober 2023.
Untuk itu mewakili pengurus, Hasan mengaku sangat berterimah kasih kepada pelatih Rahmat Poci Rivai, para pemain, beserta official karena berhasil berjuang sejak awal dan mampu menghantarkan Persega keluar juara dua di liga 3 putaran Maluku Utara.
Baca juga : Punya Sejarah Sepak Bola, Saatnya Persega Bangkit
Pelatih Persega Rahmat Rivai mengaku, usai pertandingan laga final ini dirinya memastikan bakal menangani Persega untuk menghadapi kompetisi berikut. Kekalahan dialami lawan Morotai United tentu menjadi bahan evaluasi untuk pesiapan mengekuti kompetisi selanjutnya. Meski demikian, Rahmat merasa bangga dan puas atas perjuangan para pemain karena melebihi target. Padahal Persiapan tim yang diberikan oleh pengurus kepada dirinya sebelum laga liga bergulir terhitung dua minggu disiapkan.
“ Target kita hanya di semifinal namun capain sampai di final sangat luar biasa. Itupun persiapan kita hanya dua minggu. Untuk itu, saya sangat berterimah kasih kepada pemain dan jajaran pengurus Persega,” kata Rivai.
Diketahui, babak final liga 3 putaran Maluku Utara yang berlangsung di Stadion Gelora Kieraha Ternate mempertemukan Morotai United berakhir dengan skor 2-1 bagi kemenangan Morotai United. (Red)



