Fadli Yusuf Resmi Pimpin SMSI Malut

Ketua SMSI Provinsi Malut, Fadli Yusuf

BORERO.ID – Fadli Yusuf, resmi memimpin Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Maluku Utara (Malut). Pimpinan Redaksi pilarmalut.id ini, memimpin organisasi perusahan pers yang telah terferivikasi Dewan Pers ini, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 036/KPTS/SMSI-PUSAT/XI/2020, tertanggal 17 November 2020, tentang pengesahan Serikat Media Seber Indonesia, Provinsi Maluku Utara masa Bakti 2020-2025, yang ditandatangani Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus dan Sekjen, HM. Untung Kurniadi.

Mantan wartawan SKH Posko Malut itu, secara sah menjabat Ketua SMSI Provinsi Maluku Utara, setelah dalam pemilihan yang berlangsung di Café FLB ternate, Jumat (13/11/2020) pekan lalu. Untuk itu, Pengurus pusat langsung menindaklanjuti hasil pemilihan secara demokratis dengan menerbitkan SK pengurus.

Ketua SMSI Maluku Utara, Fadli Yusuf dalam keterangan persnya, Kamis (19/11/2020) malam mengatakan, setelah terpilih sebagai ketua dan telah diterbitkan SK pengurus SMSI, selanjutnya akan melakukan konsolidasi internal.

“Alhamdulilah SK sudah diterbitkan dari pengurus pusat dan langkah pertama yang saya lakukan membenahi internal organisasi, sehingga organisasi ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya.

Organisai SMSI ini kata Fadli, berbeda dengan organisasi profesi wartawan lainnya, karena SMSI lebih cenderung menghimpun pemilik media online.

“Jadi di SMSI tempat berhimpun para pemilik media online, untuk di Maluku Utara saat ini media online tumbuh sangat subur, sehingga dengan adanya saya dipercayakan menjadi ketua SMSI Maluku Utara, saya akan membangun komunakasi dengan pemilik media online untuk bersama-sama membesarkan SMSI di Maluku Utara,” katanya.

Selain itu lanjut Dival sapaan akrab Fadli Yusuf, akan membuat program prioritas SMSI Maluku Utara dengan melibatkan pemilik ataupun pimpinan media online yang tergabung dalam pengurus SMSI.

“Untuk program yang pasti ada, karena ada struktur kepugurusan, tapi bagi saya langkah yang paling utama dilakukan adalah konsolidasi internal kepengurusan. Jika seluruh kepengurusan sudah rapi, selanjutnya akan dilakukan pelantikan sekaligus rapat kerja,” tuturnya. (red).

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *