BORERO.ID SANANA – Pembangunan 17 unit rumah layak huni di Desa Johor, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara, mengunakan Dana Desa tuntas dibangun.
Bendahara Desa Johor, Rahmat Umar diwawancarai media ini Kamis, (09/06/2022), menjelaskan pekerjaan puluhan rumah itu dengan mengunakan anggaran senilai Rp 562.630.000. Pekerjaanya telah selesai sehingga Rahmat membantah ada pihak-pihak yang mengatakan belum selesai, itu tidak benar. Karena saat ini warga telah menikmati hasil pembangunan rumah yang dibangun dari pemerintah Desa Johor. “Terkait papan proyek, kami dari desa sudah pasang, jadi apa yang diisukan itu tidak benar,” kata Rahmat.
Sementara Kapala Desa Johor, M. Ali Saurangi, mengaku pekerjaan 17 rumah terkait dengan papan proyek ada di lokasi pekerjaan. ” pekerjaannya menggunakan anggaran begitu besar masa tidak ada papan proyek itu kan mustahil. Yang jelasnya apa yang diberitakan itu tidak benar,” katanya.
Menurut dia, pembangunan 17 rumah warga beeukuran 9 X 6 itu menggunakan anggaran Dana Desa Tahun 2021 telah dinikmati warga Desa Johor. Meski demikian, ada kelebihan anggaran pembangunan rumah sehingga dibuat pengembalian sebesar Rp 37.230.000. “Dari kelebihan anggaran itu kami buat pengembalian ke rekening Desa, dan dilanjutkan dengan pembangunan MCK di Tahun 2022 dari anggaran sisa itu,” jelasnya.
Rahmat menambahkan, kalau mangacu regulasi UU 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik itu buktinya pekerjaan 17 unit rumah ini dikerjakan ada papan proyek dan dokumentasi. ” Kami kerjakan pembangunan rumah itu sesuai yang ada dipapan proyek, dan kalau ada warga yang mengatakan tidak ada papan proyek, berarti itu salah besar dan kami bisa menduga bisa jadi orang orang yang kemarin ikut calon Kapala Desa dan tidak dapat jadi mereka sakit hati,” tandas Kades Johor. (Ano)


