BORERO.ID TERNATE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara saat ini mengantisipasi terjadianya perubahan data atau Daftar Pemilih Tetap (DPT) terutama di wilayah pertambangan, yakni Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan serta di Kabupaten Halmahera Timur.
Ketua KPU Provinsi Maluku Utara, Pudja Sutamat, menjelaskan sejak awal sudah mewanti peningkatan jumlah penduduk di daerah pertambangan. KPU Provinsi Maluku Utara tentu sangat berhati-hati dalam melakukan pemutahiran data.
“Proses coklit akan menentukan ya pada saat pemutahiran data Pemilih oleh Petugas pemutakhiran data pemilih. Itu sangat menentukan terkait data yang sesungguhnya dari jumlah pemilih di wilayah-wilayah yang memang ada fluktuasi jumlah penduduknya, termasuk Kabupaten Halmahera Tengah ya memang signifikan terhadap peningkatan jumlah penduduknya,” katanyakepada wartawan di red cornel Ternate, Jumat (30/12/2022).
Pergerakan penduduk ke wilayah pertambangan yang meningkat juga berpengaruh pada penurunan jumlah penduduk di beberapa daerah Provinsi Maluku Utara, pasalnya kebijakan perusahaan yang memprioritaskan tenaga kerja lokal memaksa sejumlah tenaga kerja dari luar wilayah tambang terpaksa harus berpindah domisili.
“Jadi kita sangat hati-hati dan sangat memperhatikan terkait dengan soal pemutahiran data pemilih di area-area pertambangan atau Kabupaten-kabupaten yang jumlah penduduknya meningkat. Tidak hanya meningkat, di beberapa kabupaten/Kota yang lain ada yang menurun. Ini juga ada pergerakan atau perpindahan di Kabupaten sati ke Kabupaten yang lain terutama akibat dari tumbuhnya perusahaa-perusahaan tambang,” kata Pudja. (Red)


