BORERO.ID, TERNATE- Proyek pemecah ombak dermaga pelabuhan bagi masyarakat Pulau Hiri, Kota Ternate, kemungkinan besar menunggu ketuk palu anggaran perubahan (APBD-P). Demikian sinyal diberikan oleh PUPR Kota Ternate saat ini. Padahal hingga memasuki akhir tahun anggaran APBD Induk tahun ini, proses pelelangan perencanaan proyek pemecah ombak dermaga Pulau Hiri tak kunjung terlihat. Bahkan di Bagian Pelelangan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kota Ternate, belum menerima dokumen perencanaan usulan pelelangan proyek tersebut.
” Dokumen persiapan proyek pengadaan pemecah ombak dermaga Hiri belum masuk ke kami (BPBJ) dan silahkan tanya saja ke Dinas PUPR,” ucap Plt Kepala Bagian (Kabag) BPBJ Setda Kota Ternate, Yunita R kepada media ini, Kamis (26/8/2021).
Sementara Plt Kepala Dinas PUPR Kota Ternate Isnain P Siradju, berjanji dalam waktu dekat ini segera memasukan dokumen perencanaan usulan pelelangan proyek pemecah ombak dermaga Pulau Hiri ke pihak BPBJ Setda Kota Ternate. ” Jadi di waktu dekat ini, kita akan sampaikan dokumen perencanaan proyek tersebut ke pelelangan, agar bisa dikatakan persiapan proyek pemecah ombak dermaga Hiri itu sudah matang,” katanya.
Proses persiapan dokumen perencanaan proyek itu terbilang lama, karena Isnain sebelumnya tidak berani melakukan penendatanganan sejumlah dokumen proyek di PUPR. Isnain beralsan dokumen-dokumen tersebut masi atas nama kadis PUPR lama sehingga tidak berani tandatangan . “Kemarin saya tidak diberikan kewengan untuk melakukan pendatangan dokumen, namun saat ini diberikan kewenangan oleh Walikota untuk semua berkas dokumen agar bisa ditandangani oleh saya” ujarnya.
Dengan demikian, Plt Kepala Dinas PUPR Kota Ternate ini juga menyatakan memberi target pekerjaan fisik dermaga Pulau Hiri dilakukan pada pengesahan APBD-P Tahun ini. “Nanti dilihat saja, karena kita masih menunggu anggaran juga di perubahan nanti. Namun saya ingin proyek ini segara dipercepat pekerjaannya” tandas Isnain. (Red/nyi)



