KEPSUL  

Pasca Terbit Akta Kematian, Desa Fagudu Raih Penghargaan dari KPU Sula

Desa Fagudu, meraih penghargaan dari KPU Kabupaten Kepulauan Sula  sebagai desa terbaik. (Istimewa)

BORERO.ID, SANANA – Pemerintah Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, meraih penghargaan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Sula sebagai Desa terbaik atas dukungan terhadap pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Penyerahan penghargaan itu diserahkan langsung Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Sula, Yuni Yunengsih Ayuba, dan diterima Desa Fagudu, Ali Duwila usai rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di kantor KPU, Kamis, (31/03/2022) kemarin.

Ali Duwila saat diwawancarai mengatakan, Desa Fagudu menjadi yang terbaik setelah menertibkan keterangan akta kematian di Desa pada beberapa waktu lalu karena Desa Fagudu punya starategi tersendiri. “Ketika ada orang yang meninggal dunia, maka Kepala Dusun, Ketua RT dan RW setempat datangi ke rumah duka, dan mengambil Kartu Keluarga (KK) dan data-data pendukung lainnya,” kata kepala Desa.

Lanjutnya, kemudian diserahkan lagi ke kantor desa dan diisi lagi  ke dalam fom kematian, dan difoto, lalu dikirim ke salah satu group whatsapp yang namanya Pencatatan Akta Kematian Andalan atau Pamata.

Kades,menjelaskan untuk penyerahan akta Kematian dan KK itu biasanya dilakukan dihari ke 9, itu sudah diserahkan ke keluarga yang bersangkutan. Jadi melalui group tersebut Dinas Dukcapil dan KPU terus melakukan update data pemilih berkelanjutan. Selain itu juga Dinas Dukcapil akan menerbitkan KK baru dan akta kematian dan dikirim dalam bentuk PDF, kemudian desa akan mencetaknya dan diserahkan langsung kepada keluarga almarhum.

Menurut dia, di dalam group whatsApp itu ada tiga instansi, yakni Dinas Dukcapil, KPU dan para kepala Kapala desa.

Ali menambahkan, penghargaan yang dicapai Desa Fagudu itu juga berkat upaya dan bantuan dari semua pihak, baik Aparat Desa, Kepala Dusun, RT maupun RW dan seluruh masyarakat desa Fagudu.

“Sehingga penghargaan yang kita dapat ini merupakan kerja keras kita semua terutama masyarakat yang ada di Desa Fagudu”, jelasnya. (Res/Ano)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *