Pengelolaan Sampah di Ternate Dipertanyakan

Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlela Syarif (Dok : borero.id)

BORERO.ID TERNATE – Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif, mempertanyakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Perencanaan Pembangunan dan Pelnilitian Daerah (Bapelitbanda) Kota Ternate  terkait efektifitas pengelolaan sampah dengan mengunakan armada motor kaisar.

Menurut srikandi Partai NasDem ini, kurang lebih ada ratusan armada kaisar disalurkan ke setiap kelurahan di Kota Ternate, yang pengadaannya ada bersifat bantuan dari corporate social responsibility (CSR) perusahaan serta mengunakan APBD Kota Ternat.

“Sampai sejauh ini saya coba melakukan pantauan yah sebelum ratusan motor kaisar ada dan saat ini beropersi, belum ada perubahan signifikan soal sampah di Kota Ternate, tumpukan sampah di titik pembuangan masih sama, artinya belum ada perubahan perilaku pembuangan sampah”, ujar Nurlaela.  Dia mengaku, menyambut baik terobosan Bapelitdbanda dalam perencanaan soal problem sampah di Kota Ternate, namun dia mengikhtiarkan, subtansi masalah sampah ini belum disentuh maksimal sama Pemkot Ternate. “Dimana problem perilaku masyarakat, baik di lingkup rumah tangga, industri atau pelaku usaha dan instansi atau perkantoran,” katanya.

Karena itu, Nurlaela mempertanyakan pola atau sistem pengelolaan sampah dengan metode motor kaisar ini terkait efektifitas seperti bagaimana metode kerjanya di tingkat kelurahan, dari pengendara, operasional, honor, tempat penampungan, jalur kaisar, waktu beroperasi, dan lain-sebagianya.

” Jika ini tidak di tuangkan dalam SOP (standar operasional prosedur) yang baik, saya kase ikhtir saja motor kaisar itu pasti akan berubah fungsi jadi motor angkut batu alat bangunan dan motor angkut kalapa,” katanya. (Gan)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *