TIDORE  

Pilkada Tikep, Paslon SALAMAT Lebih Unggul Dari Petahana

Paslon Walikota dan Wakil Walikota Tidore Salahuddin Adrias dan Muhammad Djabir Taha

BORERO.ID – Jelang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan (Tikep) pada 9 Desember 2020 nanti. Lembaga Penelitian dan Pengkajian Pembangunan Daerah (LP3D) Maluku Utara merilis hasil survei dimana paslon nomor urut 3, Salahuddin Adrias-Muhammad Djabir Taha (SALAMAT) lebih unggul dibandingkan dengan paslon petahana Ali Ibarahim-Muhammad Senen (AMAN) dan Basri Salama-Muhammad Guntur Alting (BAGUS).

Survey yang dilakukan LP3D Malut dengan cara tatap muka dari rumah ke rumah terhadap 456 responden warga Kota Tidore Kepulauan yang telah memiliki hak suara (usia 17 tahun ke atas dan sudah pernah menikah) di 221 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh kecamatan di Kota Tidore Kepulauan.

Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian dan Pengkajian Pembangunan Daerah (LP3D) Malut, Jufri M. Soleman, melalui press release yang diterima media ini, Kamis (03/12/2020) mengatakan, survey dilakuan pada tanggal 26-29 November 2020 dengan metode probality sampling, jumlah sampel tersebut memiliki margin error sebesar 5% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Profil responden survei ini kata Jufri, di dasarkan pada kondisi demografis Kota Tidore Kepulauan, yakni berdasarkan kelompok agama respondennya hanya ada dua kelompok agama yakni, Islam 97% dan Kristen Protestan sebanyak 3%.

Sedangkan berdasarkan tingkat pendidikan lanjut Jufri, sebagian besar responden berpendidikan SD/MI (18%), SMP/MTs (22%), SMA/MA (19%), D1-D3 (5%), S1 (10%), Sisanya tidak bersekolah sebanyak (8%). Berdasarkan jenis Pekerjaan responden sebagian besar adalah Petani (62%) dan Ibu rumah tangga (9%). Selebihnya sebagai wiraswasta (5%), Pegawai Swasta (2%) dan PNS sebanyak 3 (3%), nelayan 2 (2%), Pensiunan 2 (2%), Masih sekolah/Kuliah 5 (5%) dan Belum kerja 6 (6%). Sementara berdasarkan jenis kelamin responden banyak didominasi perempuan 51% dan Laki-Laki 49%.

Jufri mengungkapkan, berdasarkan elektabilitas paslon Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Salahuddin Adrias-Muhammad Djabir Taha (SALAMAT) berada diposisi pertma dengan mendapatkan dukungan sebesar 44,54%, disusul posisi ke dua ditempati pasangan petahana Ali Ibarahim-Muhammad Senen (AMAN) sebesar 37,32%. Kemudian diposisi ketiga paslon Basri Salama-Muhammad Guntur Alting (BAGUS) sebayak 13,64%, sedangkan pemilih yang tidak menjawab hanya 4,5%.

“Kami juga mengamati trend pasangan calon Wali Kota Tidore Kepulauan, dari hasil survei diketahui dalam dua pekan terakhir dukungan terhadap pasangan calon Wali Kota, Basri Salama-Muhammad Guntur Alting (BAGUS) dan Salahuddin Adrias-Muhammad Djabir Taha (SALAMAT) cenderung naik hingga 1%. Pasangan calon Ali Ibarahim-Muhammad Sinen cenderung turun hingga 5%, dan Sementara pemilih tidak menjawab 4,5%, kami mengamati ada beberapa hal penting yang mempengaruhi dinamika perubahan suara pada Pilkada Kota Tidore Kepulauan tahun 2020,” ujarnya.

Ia menuturkan, pihaknya juga mengamati beberapa hal penting yang mempengaruhi dinamika perubahan suara pada Pilkada Kota Tidore Kepulauan tahun 2020. Pertama, performa masing-masing kandidat di area debat, sosialisasi dan kampanye terbuka. Masyarakat telah mampu memilah dan memilih ide dan gagasan masing-masing kandidat yang realistis dan sesuai dengan keiniginan dan kebutuhan mereka, termasuk solusi untuk menjawab berbagai permasalahan yang terjadi, bukan sekedar janji.

Kedua, keterlibatan secara aktif para tokoh-tokoh kunci yang secara aktif melakukan konsolidasi yang cukup signifikan serta keterlibatan para kaders-kaders partai baik pengusung maupun pendukung yang secara masif dan terorganisir melakukan konsolidasii. Ketiga, ada semacam ketidakpercayaan publik (distrus) terhadap elit. (red).

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *