BORERO.ID – Kebakaran terjadi di lahan kosong milik Bandara Sultan Babullah Ternate, yang berada di RT 003/RW 004, Kelurahan Sango, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate pada selasa 15 September 2026 kemarin.
Kebakaran itu sempat menjalar memasuki sebagian area kawasan Bandara Sultan Babullah Ternate. Namun, api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 18.30 WIT. Dalam kejadian itu tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 500 meter persegi.
Kapolsek Ternate Utara AKP Rusli Hanafi melalui Kasi Humas Polres Ternate Iptu Ekan Mukadar mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui seorang saksi bernama Safira Denita yang saat kejadian berada di belakang rumahnya.
“Sekitar pukul 16.50 WIT, saksi melihat beberapa anak kecil berlarian dari arah lahan kosong milik Bandara Sultan Babullah Ternate. Tidak lama kemudian, saksi melihat kepulan asap hitam yang berasal dari arah anak-anak tersebut,” Ucap kasi humas.
Melihat kondisi tersebut, lanjut Iptu Ekan, saksi bersama keluarganya kemudian memeriksa sumber asap dan mendapati api telah membesar di lahan kosong. Saksi selanjutnya meminta bantuan masyarakat sekitar untuk melakukan upaya pemadaman secara manual serta menghubungi petugas Pemadam Kebakaran.
Sekitar pukul 17.30 WIT, sebanyak dua unit mobil Pemadam Kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Selanjutnya, pada pukul 18.00 WIT, satu unit mobil tambahan Pemadam Kebakaran tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman.
“Setelah dilakukan upaya pemadaman, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.30 WIT.” Ujarnya
Ia menuturkan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh di lokasi, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat aktivitas beberapa anak yang diduga sedang bermain dan melakukan pembakaran di sekitar lokasi. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pendalaman pihak kepolisian.
“Personel Polsek Ternate Utara telah melakukan pengamanan di lokasi kejadian, mengambil keterangan saksi, membuat laporan, serta melaporkan kejadian tersebut secara berjenjang,” Tutur Kasihumas
Ia menambahkan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama yang berkaitan dengan api dan pembakaran di lahan terbuka.
“Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran guna mencegah meluasnya kejadian dan menjaga keamanan lingkungan.” Pungkasnya **

