BORERO SPORT – Timnas sepak bola Brazil akan bersua dengan Timnas Korea Selatan (Korsel) di babak 16 besar Piala Dunia Qatar, Selasa 6 Desember 2022 dini hari pukul 04 : 00 WIT. Laga mempertemukan benua Amerika Latin versus Asia ini, the taeguk warriors julukan timnas Korea Selatan dipastikan tampil habis-habisan untuk menghentikan langkah Neymar Cs ke babak 8 besar nanti.
Samangat bertempur di lapangan oleh Son heung Min Cs, adalah langkah waspada yang patut diperhitungkan. Ini karena babak penyisihan lalu perebutan satu tiket terakhir ke 16 besar di grup H, skuad timnas Korea Selatan berhasil mempermalukan Timnas Portugal dengan skor akhir 2-1. Meski demikian, Brazil akan tampil optimis memanangi duel itu sebagimana dituturkan Rahmi Husen, salah satu tifosi garis keras penggemar tim Samba di Wilayah Timur Indonesia, Provinsi Maluku Utara.
Rahmi kepada media ini menyebut beberapa faktor kekuatan timnas Brazil saat ini berlaga di Piala Duna Qatar menjadi momok yang menakutkan. Pertama, skuad Brazil hampir sebagian besar bermian di liga-liga top dunia yang secara otomatis jam terbang para pemain itu sudah siap bertanding melawan Korea Selatan. “ Secara mental seperti pemian vinicius junior dan rekan-rekan sudah tentu enjoy. Sebaliknya di tim korsel hanya Son saja yang memiliki jam terbang dan pengalaman bermain di liga inggris,” katanya, Senin (5/12/2022).
Kedua, meteri pemian tim samba itu merata dari lini depan, tengah, hingga belakang. Semntara timnas Korea Selatan hanya mengandalkan Son heung Min, seseorang yang disiapkan menggedor pertahanan tim samba yang dikawal Thiago silva, dan Marcquinhos. Selajutnya, dari kualitas individu pemain tim samba memiliki tehnik dan drebling bola yang bagus sehingga dalam mencetak gol ke gawang lawanpun seringkali penuh dengan seni tingkat dewa.
Baca juga : Langkah Polandia Tak Mulus, Inggris Terbaik di Eropa
“Jadi sebagai penonton kita sungguh-sungguh terhibur dan kagum dibuat oleh tim samba, maka jangan heran FIFA menempatkan brasil di urutan pertama yang mengalahkan argentina, prancis, england, dan lain-lain,” ujar ketua partai Demokrat Malut ini.
Atas dasar itulah, dirinya kemudian mempredikasi kemangan Brasil melawan Korea Selatan paling kurang 3 – 1. “ Skor kemenangan ini bisa bertambah apabila Neymar sudah bisa dimainkan. Terpenting adalah mewaspadai semangat juang para pemian gingseng yangg akan habis-habisan berusaha untuk menang,” kata Rahmi. (Red)


