TIDORE  

Ruang Tunggu Pelabuhan Rum Tidore Dalam Masa Pemeliharaan

Direktur PT. Bangun Karya Timur, Agil H.Abdullah. (Borero.id)

BORERO.ID  TIDORE –  Proyek pembangunan ruang tunggu dan terminal Rum Kota Tidore Kepuluan yang menggunakan dana APBN senilai 10 Milyar lebih beluma lama mendapat sorotan dari sejumlah kalangan. Hal itu membuat Direktur PT. Bangun Karya Timur, Agil H. Abdullah menangapi secara dingin.

Agil saat dikonfirmasi mengatakan,  pekerjaan proyek tersebut memang dikerjakan sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang tertuang dalam kontrak. Meski sudah selesai, jika ada kerusakan pada bagian-bagian tertentu pihaknya tetap melakukan perbaikan secepat mungkin.  ” Sebab pekerjaan proyek itu masih dalam masa pemeliharaan,”katanya.

Agil menjelaskan, masa pemeliharaan masih 6 bulan terhitung sampai bulan Mei sehingga ada kerusakan tetap dilakukan perbaikan dan itu seperti dilakukan beberapa hari kemarin. Sementara ada tudingan terkait upayah kerja yang belum bayar, dirinya menyatakan upah kerja sudah diberikan seluruhnya kepada tukang (Bas Pekerja) melalui via transfer. Agil menegaskan, jika anak buah para pekerja belum merasa puasa silahkan tempuh jalur hukum supaya selesaikan.

Pengawas pekerjaan, Anwar Karim dalam kesempatan itu mengatakan pekerjaan proyek pelabuhan Rum ada beberapa masalah yang disampaikan seperti pipa dan kran bocor. Pipa tersebut didalam ruangan kini telah diperbaiki oleh pihak kontraktor. ” Karna ini masih dalam masa retensi, Jadi wajar kalau ada pekerjaan yang rusak kita tetap perbaiki, namun yang rusak semuanya sudah diperbaiki,” ujarnya.

Meski demikian, Anwar menyayangkan ada sejumlah kerusakan yang sengaja dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab seperti, pengrusakan kaca wastafel, dan kehilang kran air yang ada di toilet. Tak hanya itu ada juga pengurusakan kaca yang dilepar. Persoalan ini pihak akan menelusuri lebih jauh karena tidak tertangkap cctv. ” Jika pengerusakan itu disengaja maka akan laporkan ke penegak hukum, karena masih dalam tanggung jawab kami selama masa pemeliharaan,” tandas Anwar. (Red/iii)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *