BORERO.ID,- Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan menjadwalkan proses vaknisasi perdana di kota Tidore kepulauan, yang dimulai dengan tenaga kesehatan dan relawan di Kota Tidore Kepulauan (Tikep) pada senin (18/1).
Hal itu disampaikan Abdullah Maradjabesi mengatakan, selain tenaga kesehatan sejumlah pejabat publik yang dilakukan vaksinasi diantaranya yang sudah mendaftar sebagai relawan untuk divaksin pada senin nanti sebanyak 12 orang, diantaranya pj Sekretaris Daerah M. Miftah Baay, Kepala Bapelitbangda Abdurahim Ahmad, Dorektur RSD Tikep dr. Fahrizal Maradjabessy, Kabag Umum Muhammad Abubakar, dr. Fajar pujiwibowo IDI Kota Tikep, Murad Polisiri Anggota DPRD Tikep, Abd. Rahman Arsad Anggota DPRD Tikep, Ahmad Zen anggota DPRD Tikep, Abdul Karim Salasa Sekretaris Dinkes, Saiful Salim Ketua PPNI Tikep, Sukma Albanjar Ketua IBI dan Agus Marsaoly Ketua Persakmi.
”Ada juga Kajari Tikep, Kapolres Tikep, Dandim Tikep, Kadis Pertanian, Kadishub juga minta untuk divaksin,”katanya.
Sementara tenaga kesehatan yang berada di Kota Tikep saat ini sebanyak 1.076 baik honorer maupun PNS. Dari data tenaga kesehatan tersebut, belum tentu semuanya bisa divaksin.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tikep dr. Abdullah Maradjabessy juga mengatakan ”vaksin covid-19 yang datang ke Tidore ini kan cuma 2.254 dosis yang diperuntukkan untuk 1.127 orang, artinya satu orang mendapatkan dua kali suntik, tapi belum tentu orang kesehatan semua akan divaksin,”ujar Abdullah.
Kadis kesehatan mengakubelum menjamin semua tenaga kesehatan bisa divaksin lantaran ada beberapa syarat.”Misalkan dia punya penyakit tertentu itukan belum bisa disuntik, seperti sedang hamil, masih menyusui, hipertensi, gangguan jantung dan penyakit gula,”jelasnya.
Abdullah menjelaskan vaksin yang rencana disuntik ada prosedurnya, artinya belum tentu yang sudah mendaftar langsung dilakukan vaksinisasi.
”Karena sebelum disuntik diperiksa dulu oleh petugas, jangan sampai ada penyakit bawaan, jadi yang sudah mendaftar belum tentu dia langsung disuntik,”tegasnya.
Saat ditanyakan apakah Wali Kota Tikep Capt. Ali Ibrahim juga akan divaksin mengaku Wali Kota belum bisa divaksin, Karena terkonfirmasi covid 19.
Ia menambahkan, peserta yang sudah divaksin akan mendapatkan sertifikat elektronik. Sertifikat itu didapat setelah peserta melakukan vaksin nantinya.
Lanjut Abdullah, sertifikat itu bisa digunakan sebagai syarat perjalanan.”Iya, sertifikat atau kartu itu didapat saat yang bersangkutan sudah divaksin, jadi hari itu juga langsung dapat,”pungkasnya.(Lee).



